Pemkab Aceh Tamiang tak Anaktirikan Manyak Payed

halaman7.com – Aceh Tamiang:
Bupati Aceh Tamiang Mursil menegaskan Pemkab Aceh Tamiang tak pernah dan tak mungkin “menganaktirikan” Kecamatan Manyak Payed sebagaimana kabar selentingan yang berkembang saat ini di masyarakat.

Menurut bupati, Pemkab Aceh Tamiang tidak mungkin melakukan hal itu, karena Kecamatan Manyak Payed merupakan kecamatan terluas dengan 36 kampung, sehingga pembangunan-pembangunan yang telah dilakukan Pemkab tidak terlihat masyarakat.

Hal itu ditegaskan Bupati Mursil saat melakukan inspeksi ke Kecamatan Manyak Payed, Jumat 21 Februari 2020. Dalam Inspeksi yang digelar di Gedung Pertemuan PHR Tualang Cut, bupati juga mendengar berbagai masukan dan keluhan dari aparatur kampung dalam Kecamatan Manyak Payed.

Hal yang diungkapkan masyarakat ialah tidak dimekarkannya Kecamatan Manyak Payed menjadi 2 Kecamatan seperti kecamatan-kecamatan lainnya yang sudah mekar dan minimnya pembangunan diwilayah ini.

Mursil juga merespon langsung usulan pemekaran yang disampaikan masyarakat, bahwa hal tersebut harus dibahas dan dimusyawarahkan bersama dengan para tokoh masyarakat setempat,

Selanjutnya usulannya diteruskan ke Kabupaten untuk di telaah, karena pemekaran tersebut membutuhkan syarat dan proses yang panjang.

Melalui pertemuan hari ini, Mursil meminta kepada aparatur perangkat kampung untuk bersinergi, bekerja keras dengan sepenuh hati membangun Aceh Tamiang khususnya membangun Kecamatan Manyak Payed dan mensejahterakan masyarakatnya.

“Tahun ini dana desa telah cair di sejumlah kampung dalam Kabupaten Aceh Tamiang, buatlah perencanaan yang matang untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, kelolalah ADD secara amanah, profesional dan efektif,” pesan Mursil kepada para Datok Penghulu yang berhadir.

Hal lain yang disampaikan Mursil pada inspeksi ini adalah potensi tambak dan persawahan. Kedua potensi ini jika benar-benar dikelola baik oleh masyarakat, maka tidak akan adalagi masalah kemiskinan.

Diakhir arahannya bupati tidak lupa untuk mensyiarkan program Maghrib Mengaji yang tahun ini akan direalisasikan dan memohon untuk mendukungnya.[Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *