Aksi Tunggal Aktivis Tambang di DPRK Aceh Tengah

halaman7.com – Takengon: Memperingati hari anti tambang (HATAM), seorang tokoh pemuda, Mulya Akbar melakukan aksi tunggal di depan kantor DPRK Aceh Tengah.

Aksi tersebut merupakan bentuk penolakan hadir dan beroperasinya PT LMR di wilayah Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah.

Dalam poster aksinya, tokoh yang juga merupakan pengurus Komunitas Lingkungan Hidup (KLH) mempertanyakan kinerja tim pansus DPRK  terkait PT LMR.

“Sudah beberapa bulan sejak tim pansus bekerja, masih tidak terlihat hasil apa-apa, saya kecewa akan hal itu,” ungkap Mulya Akbar dalam aksi, Jumat 29 Mei 2020.

Dikatakan, pemerintah harus sadar secepatnya, dengan kejadian beberapa hari belakangan ini, wilayah aceh tengah sedang dikepung bencana yang juga merupakan sebuah akibat dari perusakan wilayah hutan.

“Kita lihat bahkan ketika tambang belum masuk, wilayah kita sudah dikepung bencana, apalagi nanti apabila PT LMR benar-benar beroperasi maka jangan berharap gayo akan menjadi tempat yang aman,” pungkas Akbar.[ril | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *