Penghuni Rumah Sakit Jiwa Dibuat KTP

halaman7.com – Banda Aceh: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banda Aceh melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik pada orang terlantar dengan gangguan jiwa di Rumah Sakit Jiwa Aceh.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dra Emila Sovayana mengatakan perekaman KTP ini untuk menemukan dan mendata identitas pasien.

Karena mereka ditemukan tidak ada identitas, jadi kita lakukan perekaman sidik jari dan iris mata sehingga memungkinkan ditemukannya identitas yang dulu pernah direkam di daerah lain.

“Jadi kalau sudah pernah merekam akan ditemukan alamatnya dan identitas lainnya,” kata Emila, Kamis 9 Juni 2020.

Kata Emila, bagi pasien yang tidak ditemukan identitasnya akan dimasukkan ke dalam KK Rumah Sakit Jiwa. Pentingnya KTP ini sebagai salah satu persyaratan untuk memudahkan mendapatkan layanan kesehatan selama perawatan pasien.

Sementara itu, Meiriza SSTP Petugas Disdukcapil mengatakan ada empat pasien yang dilakukan perekaman KTP.

Dari empat orang yang dilakukan perekaman, ada dua pasien tidak teridentifikasi datanya sehingga berdasarkan ketentuan bisa langsung kita daftarkan dalam KK Rumah Sakit Jiwa dan langsung diterbitkan  KTP-nya.

Meiriza menambahkan, sedangkan dua orang lagi teridentifikasi datanya sebagai warga Palembang dan NTT. Dua orang ini akan dilakukan  pencetakan  KTP sesuai alamat domisilinya.[ril | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *