Ini Alasan Pedagang Kembali ke Pasar Peunayong

halaman7.com Banda Aceh: Guna memulihkan kondisi pendapatan pedagang yang berjualan di Pasar Al-Mahirah Lamdingin pada masa pandemi Covid-19 yang cenderung menurun, Walikota mengakomodir permintaan pedagang untuk berjualan sementara di Pasar Peunayong.

Kebijakan ini diambil Walikota usai menerima kedatangan para perwakilan pedagang di kediamannya, Minggu 23 Agustus 2020.

Sejumlah pedagang mendatangi walikota yang dalam kesempatan ini didampingi Kadis Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Banda Aceh, M Nurdin SSos.

Ada beberapa perwakilan pedagang yang datang, diantaranya Hasballah, Hanifuddin dan Zainal Abidin.

Pertemuan berlangsung dalam suasana yang penuh keakraban. Mereka menyampaikan keluhan dan kendala-kendala yang dihadapi selama berjualan di Pasar Al-Mahirah.

Selain masih kurang laku, juga masih terkendala dengan fasilitas-fasilitas pendukung. Di tambah lagi dengan kondisi pandemi Covid-19 yang membuat pendapatan mereka sedikit menurun.

Kondisi ini sangat dipahami Walikota Aminullah. Karenanya mengakomodir permintaan pedagang untuk sementara waktu bisa berdagang kembali di Pasar Peunayong.

Bersifat Sementara

“Keputusan kita ambil bersifat sementara. Untuk membantu pedagang di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang kondisi pendapatannya menurun,” ujar Aminullah.

Disisi lain, Pemko juga punya waktu dan kesempatan untuk mempersiapkan dan membangun sarana baru yang lebih representatif di Pasar Al-Mahirah Lamdingin.

Saat fasilitas pendukung telah dibangun, seluruh pedagang harus kembali menempati pasar induk tersebut. Keputusan ini pun disetujui Hasballah dan kawan-kawan.

Senada dengan Hasballah, pedagang lainnya, Hanifuddin dan Zainal Abidin juga setuju dengan keputusan tersebut. Keduanya mengatakan akan mengikuti arahan walikota tersebut untuk kembali ke Pasar Al-Mahirah Lamdingin.[ril | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *