Kios Pedagang Simpang Empat Upah Bakal Direlokasi

halaman7.com  Aceh Tamiang: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang berencana merelokasi pedagang Simpang Empat Upah ke lokasi lahan HGU Mopoli Raya.

Sedikitnya 75 unit kios bakal direlokasikan di lahan seluas 2 hektar tersebut. Tujuannya agar Simpang Empat Upah, yang semula menjadi pusat pasar, lebih kondusif dan tertib dalam lalu lintas tranportasi.

Menurut Bupati Aceh Tamiang, Mursil. Simpang Empat Upah itu selalu menimbulkan kemacetan yang parah. Kemacetan itu disebabkan karena tidak ada lahan pakir bagi kendaraan pengunjung pasar.

“Hal ini diperparah banyaknya pedagang yang tidak memiliki kios, berjualan di bahu jalan,” kata  Bupati Aceh Tamiang Mursil, saat memimpin rapat, Selasa 6 Oktober 2020.

Menurut MUrsil, kondisi ini sudah tidak bisa dipertahankan lagi. Sehingga harus dilakukan penertiban dengan cara merelokasinya.

Kios Type 3×4

Dalam rapat ini, Bupati Mursil bersama Asisten Pemerintahan, Kadis Koperasi, UKM dan Perindustrian, Kadis PUPR, DPMPPKB, Kasatpol PP dan WH, Camat Karang Baru dan Camat Bendahara menyepakati type kios yang akan dibangun.

Sebanyak 75  kios dengan type 3×4 akan dibangun pada tahap awal ini. Sementara 25 unit kios lainnya, akan dibangun pada tahap selanjutnya bersama fasilitas pendukung.

Pemerintah tidak akan memberikan lagi ruang kepada pedagang menggunakan bahu jalan untuk berjualan. Pemkab akan sediakan tempat. Dengan begitu jangan lagi menganggap Pemkab tidak peduli.

“Untuk Kampung Opak masih banyak lagi agenda tata ruang yang akan saya buat,” ujar Mursil.

Sebelumnya datok kampung tersebut mengucapkan terimakasih pada Pemkab Aceh Tamiang, atas rencana relokasi pedagang yang ada di Simpang Opak dan di Simpang Upah. Datok mewakili lainnya, berharap agar Pemkab membangun sarana MCK (mandi, cuci, kakus) dan Mushala di lokasi tersebut.[Antoedy]

Satu tanggapan untuk “Kios Pedagang Simpang Empat Upah Bakal Direlokasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *