Tamiang Pande, Aplikasi e-Learning Pertama di Aceh

halaman7.com Aceh Tamiang: Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melahirkan sebuah inovasi dalam mengatasi kendala belajar selama masa pandemi. Inovasi tersebut berupa aplikasi e-Learning “Tamiang Pande” berbasis digital.

Aplikasi “Tamiang Pande” ini diluncurkan Bupati Aceh Tamiang, Mursil pada, Selasa 6 Oktober 2020 di Aula Setdakab. Aplikasi e-Learning “Tamiang Pande” sebuah terobosan kekinian yang akan mejawab semua permasalahan dan kendala yang dihadapi orangtua, guru dan siswa.

“Saya apresiasi setinggi-tingginya kepada Kominfosan Aceh Tamiang. Dalam mengatasi pembelajaran secara daring yang memiliki banyak kendala. Kabupaten Aceh Tamiang telah melakukan dua tahap kebijakan pada bidang pendidikan,” ungkap Mursil.

Dikatakan, sat masih ada almarhum Kadis Pendidikan (Zulkarnain Putra), bersama-sama diluncurkan program konsultasi belajar di Masjid Salman Al-Farisi. Ini adalah inovasi kedua dalam bidang pendidikan dengan memanfaatkan teknologi canggih.

Langkah Tepat

Bupati Mursil berharap, aplikasi e-Learning ini menjadi langkah yang tepat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang dalam membangun kecerdasan masyarakat.

Bukan main-main, lanjut Mursil, aplikasi e-Learning terpadu berbasis android dan IOS ini merupakan pertama di Aceh. Di dalamnya terdapat menu video manajemen sistem, ujian online dan informasi terpadu. Mengenai perkembangan pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang.

Peluncuran aplikasi ini ditandai dengan suara sirine dan pemutaran video ringkas tata cara pengoperasian aplikasi e-Learning “Tamiang Pande”. Bupati Mursil mengajak mereka secara langsung untuk mendownload aplikasi tersebut di play store pada android masing-masing.

“Buka play store, kemudian ketik “e-Learning Tamiang Pande” pada kolom search. Setelah muncul iconnya, tinggal klik instal. Secara otomotis aplikasi akan terpasang di smartphone,” kata Mursil.

Sementara Kadis Kominfosan Drs Amiruddin Y mengatakan hadirnya aplikasi ini merupakan tindaklanjut dari arahan Bupati Mursil pada rapat rutin awal Agustus lalu. Ini untuk menjawab keresahan masyarakat dan tenaga pendidik di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Aplikasi Tamiang Pande hadir menjadi solusi, belajar online jadi lebih mudah,” tutup Amiruddin.[Antoedy]

Facebook Comments
(Visited 26 times, 1 visits today)
80 views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *