Politisi NasDem di DPR RI dan Bupati Probolinggo Diciduk KPK

halaman7.com – Probolinggo: Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu 29 Agustus 2021.

Puput diamankan bersama suaminya yang seorang anggota DPR fraksi Partai NasDem, Hasan Aminuddin.

Penangkapan Puput ini telah dibenarkan Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri.

“Benar, informasi yang kami terima, tim KPK melakukan tangkap tangan terhadap beberapa pihak. Diduga sebagai pelaku tindak pidana korupsi di wilayah Jawa Timur,” ujarnya, Senin 30 Agustus 2021.

Selain Puput dan Hasan, dua ajudan, lima camat, serta satu Pj Kades, juga terjaring OTT KPK ini. Kendati demikian, Ali belum mengungkapkan barang bukti apa saja yang diamankan.

Ia mengatakan pihaknya memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan.

“Mengenai kasus selengkapnya, siapa saja yang ditangkap dan barang bukti apa yang diamankan, saat ini belum bisa kami sampaikan,” kata Ali.

“Tim masih bekerja, dan perkembangannya nanti kami pastikan akan kami sampaikan lebih lanjut,” imbuhnya.

Mengutip fraksinasdem.org, Aminuddin merupakan mantan bupati Probolinggo selama dua periode, 2003-2013.

Sebelum menjabat sebagai bupati, Aminuddin pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Probolinggo fraksi PPP tahun 1992-1999.

Lalu, pada 1999-2003, Amunuddin kembali menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Probolinggo. Baru setelahnya ia mencalonkan diri sebagai bupati Probolinggi periode 2003-2008 dan terpilih.

Ia saat ini duduk di Senayan sebagai wakil rakyat fraksi NasDem periode 2019-2024. Kali merupakan periode kedua Aminuddin menjadi anggota DPR RI.

Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai wakil rakyat periode 2014-2019. Bagi NasDem, Aminuddin dinilai sebagai sosok yang berpengaruh bagi partai.

Berkat ketokohan dan dorongan Aminuddin, NasDem mendapat 16 dari 50 kursi DPRD di Probolinggo.

Kepemimpinan Hasan Aminuddin sebagai bupati Probolonggo dilanjutkan sang istri, Puput Tantriana Sari, yang juga terpilih sebanyak dua periode.

Puput yang sebelumnya bekerja sebagai staf BPD Jawa Timur, mantap terjun ke dunia politik di tahun 2013. Saat itu ia terpilih menjadi bupati Probolinggo.

Di akhir kepimpinannya, Puput kembali mencalonkan diri bersama Timbul Prihanjoko sebagai wakil, saat Pilkada Probolinggo 2018.

Mengutip Surya.co.id, ia lagi-lagi terpilih menjadi bupati Probolinggo setelah meraih 54,93 persen suara.[sumber: Montt/Tribunnews | red 01]

Satu tanggapan untuk “Politisi NasDem di DPR RI dan Bupati Probolinggo Diciduk KPK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *