Terkait Kasus Sapi Kurus di Saree, Polda Tetapkan 9 Tersangka

halaman7.com  Banda Aceh: Polda Aceh melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) menetapkan sembilan tersangka terkait kasus korupsi pengadaan sapi di UPTD Saree, Aceh Besar pada 2017.

Penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah melalui pemeriksaan 57 orang saksi dan gelar perkara, Senin 16 Agustus 2021 di Mapolda Aceh.

“Ada sembilan orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka semua sudah terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan sapi di Saree,” sebut Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Pol Sony Sonjaya didampingi Kabid Humas Kombes Pol Winardy, Rabu 18 Agustus 2021.

Kombes Sony menyebutkan, ke sembilan tersangka tersebut adalah ZY (selaku Pengguna Anggaran), SS (Ketua Pokja), AK (Sekretaris Pokja), DW (anggota Pokja), AH (selaku KPA/PPK), IPS (selaku PPTK). Kemudian HA (selaku Ketua PPHP), KW (selaku Direktur CV. MC), dan SY (selaku petugas lapangan CV MC).

“Para tersangka mempunyai peran masing-masing dalam kasus ini. Perannya itu terbukti melanggar hukum. Sehingga ke sembilan orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka,” beber Kombes Sony.

Dalam kasus ini, lanjutnya, menurut hasil audit BPKP, ditemukan ada potensi kerugian keuangan negara sebesar Rp1,2 Miliar.

Untuk diketahui, sebelumnya penyidik Tipidkor Ditreskrimsus Polda Aceh sudah menurunkan tim ke Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) Medan untuk mengusut kasus dugaan korupsi sapi kurus di Saree.

Pengusutan ini terkait proyek dugaan korupsi pengadaan sapi Saree dan proyek lainnya di UPTD Saree pada 2017 yang mencapai Rp158 miliar. Dimana pada 18 Agustus 2021 sudah dilakukan gelar perkara dan penetapan tersangka.[ril | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *