Catatan Pejuang Gayo Tambah Koleksi Perpustakaan Gayo

halaman7.com  Banda Aceh: Salinan dokumen perjuangan masyatakat Gayo melawan agresi Belanda kedua menambah koleksi Perpustakaan Gayo.

“Alhamdulillah, beberapa waktu yang lalu. Kami sudah menerima salinan dokumen perjuangan Barisan Gerilya Rakyat (Bagura) yang dikirim putra pejuang kemerdekaan RI, Pak Syirajuddin,” ujar Yusradi Algayoni, Senin 31 Oktober 2022.

Salinan dokumen ini makin menambah koleksi Perpustakaan Gayo, khususnya saat agresi militer Belanda kedua (1946-1949).

Pendiri sekaligus pengelola Perpustakaan Gayo, Yusradi Usman al-Gayoni, menambahkan Syirajuddin atau Udin Rengkop, adalah putra pejuang kemerdekaan Republik Indonesia, almarhum Abu Bakar Salam.

Karenanya, Yusradi sangat mengapresiasi Syirajuddin Rengkop. Salinan dokumen tersebut tidak ternilai harganya. Ini jadi soloh (obor, penerang), khususnya bagi generasi Gayo mendatang.

“Cukup lengkap. Berisi peran, perjuangan, dan kontribusi orang Gayo dalam melawan konolial saat agresi militer Belanda kedua,” sebut Yusradi.

Dilanjutkan Ketua Pusat Kajian Kebudayaan Gayo itu, salinan dokumen tersebut akan dipelajari lebih lanjut. Biar saat ada pemustaka yang memerlukan bahan terkait, bisa dengan mudah dibantu.

“Juga, dalam mengadakan kegiatan penelitian, penulisan, dan penyelenggaraan kegiatan diskusi terkait,” ujar Yusradi.

Dengan demikian, jelasnya, dokumentasi peran, perjuangan, dan kontribusi orang Gayo dalam melawan kolonial, baik di Gayo, di pesisir Aceh (timur, utara, barat, selatan), Sumatera Utara, maupun daerah Sumatera lainnya, bisa semakin lengkap.

Mulai dari sebelum 1904 (1840-1880), 1904-1942, 1942-1945, dan saat agresi militer Belanda (1946-1949), melalui jalur darat dan jalur udara melalui Radio Rimba Raya.[ril | red 01]

Baca Juga  DSI Aceh Sosialisasi Regulasi Qanun Jinayat di Aceh Jaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.