halaman7.com – Banten: Mencermati berbagai perkembangan saat ini di Aceh, terutama dalam menghadapi krisis virus Covid-19, maka pemerintah Aceh perlu melakukan, segala bentuk upaya penyelamatan rakyat, bukan malah mempersiapkan kuburan massal.
Tarmizi Age sebagai Aktivis Pro-Rakyat, Senin 30 Maret 2020, mengungkapkan dalam melakukan upaya penyelamatan ini, uang negara menjadi sumber paling dominan untuk di cairkan, maka dalam hal itu, hendaknya lembaga anti raswah atau KPK dapat memantau langsung sinergisitas pemanfaatan uang negara.
Lelaki yang akrab disapa Mukarram ini, juga berharap KPK mampu melakukan pengauditan anggaran yang dikelola Pemerintah Aceh sebelum ini, secara transparan, jelas, tepat dan benar. Sehingga uang yang sepatutnya di pergunakan untuk pembangunan Aceh, tidak menjadi milik pribadi orang tertentu.
“Aceh merupakan salah satu daerah termisikin di Sumatera dan Indonesia, menjadi salah satu alasan kuat yang tidak dapat di pungkiri, mengapa pentingnya pengauditan ini di lakukan KPK,” jelas mantan Jubir Pasukan Strategi Andalan Prabowo-Sandi Aceh ini.
Dikatakan, uang banyak sekali untuk Aceh, jumlah penduduk tidak seberapa banyak, jika dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia, tapi Aceh miskin terus.
“Kita berharap hasil kerja KPK nanti, bisa menyimpulkan penjelasan untuk publik sehingga memulihkan kepercayaan rakyat kepada pengolola keuangan negara di tanah rencong,” tutup Tarmizi Age.[ril/red 01]