halaman7.com – Banda Aceh: Edi Saputra atau lebih dikenal dengan panggilan Edi Obama membantah secara tegas dirinya kembali ke Partai Demokrat. Tidak benat kalau Ia memimpin partai tersebut pasca Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat Aceh di Sibolangit, Sumatera Utara (Sumut).
Meskipun demikian, Edi mengaku benar mengikuti KLB mengikuti KLB tersebut. Hal itu berdasarkan undangan panitia yang diterimanya. Hanya saja, kehadirannya disana untuk memulihkan nama baiknya.
“Kehadiran saya di KLB Partai Demokrat untuk memulihkan nama baik. Saya merupakan pengurus Partai Aceh,” tegas Edi Obama dalam pernyataan tertulisnya, Sabtu 6 Maret 2021 menyangkut beredarnya isu bahwa ia menjadi Ketua PD Aceh hasil KLB Sibolangit.
Dibawah ini pernyataan tertulis dan resmi Edi Obama yang diterima halaman7.com. Disajikan secara utuh sesuai yang tulis langsung oleh Edi Obama:
Berikut pernyataan dan klarifikasi saya kepada teman-teman di Aceh dan seluruh Indonesia:
Dengan mengucapkan Bismilahirahmanirrahim, dengan ini saya ingin menyampaikan beberapa hal mengenai keterlibatan saya dalam Kongres Luar Biasa Partai Demokrat di Sibolangit, Sumut.
- Benar bahwa saya menghadiri acara KLB di Sibolangit atas undangan dari panitia.
- Hadirnya saya ke acara KLB bukan untuk mencari jabatan. Melainkan untuk memulihkan nama baik saya, yang sebelumnya diberhentikan sepihak, oleh Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Nova Iriansyah Nurdin yang tidak sesuai dengan AD/ART partai politik. Dan disini saya tegaskan bahwa saya tidak bersedia untuk dicalonkan kembali sebagai ketua DPC Bireuen maupun Ketua DPD Partai Demokrat Aceh hasil KLB Sibolangit, Sumut.
- Mengenai berita yang beredar luas di masyarakat, bahwa saya akan kembali memimpin partai Demokrat Bireuen adalah tidak benar. Karena saya merupakan pengurus partai lokal yang sangat saya cintai, yaitu Partai Aceh.
- Demikianlah pernyataan ini saya buat, tanpa ada paksaan dan tekanan dari pihak manapun. Agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.[andinova | red 01]

















