Aceh  

Warga Aceh Perantauan Tantang KPK Bersihkan Koruptor di Aceh

halaman7.com – Banten: Dengan adanya pemeriksaan terbuka yang dilakukan KPK terhadap pejabat Aceh, masyarakat Aceh di perantauan sangat berharap, agar lembaga pembasmi korupsi negeri ini bisa maksimal dan membersihkan semua koruptor di Aceh.

Tarmizi Age
Tarmizi Age

Permintaan itu salah satunya disampaikan warga Aceh di Provinsi Banten, Tarmizi Age. Ia meminta Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK) untuk menangkap semua koruptor di Aceh.

Dikatakan, Aceh punya segala-galanya berbanding Denmark, negara di mana Ia pernah tinggal selama hampir sepuluh tahun.

“Tapi Aceh miskin. Denmark maju dan terkenal sebagai negara paling bahagia di dunia,” ujar Tarmizi Age, Jumat 4 Juni 2021.

Menurut Tarmizi, Denmark tidak korup. Aceh pernah menempati enam besar terkorup di Indonesia, berdasarkan penelitian korupsi KPK.

Jika ada pertanyaan, kenapa Aceh miskin? Kenapa lapangan kerja tidak tersedia? Kenapa banyak rakyat Aceh harus mengadu nasib ke daerah lain hingga ke luar negeri?. Bisa jadi jawabannya, karena hak-hak mereka ada yang dikorupsi oleh koruptor.

“Korupsi telah memusnahkan segala impian rakyat Aceh yang ingin hidup mulia,” tegas Tarmizi Age.

Menyedihkan lagi 75  Tahun Indonesia Merdeka, di Aceh masih ada daerah yang tidak miliki irigasi dan mengandalkan sawah tadah hujan. Masih banyak lahan tidur yang tidak terfungsikan. Masih kedapatan rumah tidak layak huni. Rakyat seakan sengaja dimiskan oleh para koruptor,

“Tangkap habis koruptor, Aceh Miskin karena korupsi,” teriak Tarmizi Age.

Tarmizi tak bisa membayangkan, kalau Aceh bersih dari korupsi dan para koruptor. Diyakini kehidupan rakyat Aceh akan bisa bersanding dengan bangsa-bangsa yang telah lebih dulu maju di dunia.

“Saya yakin koruptor dan korupsi adalah penyebab utama Aceh miskin. Makanya, tidak maju dan tertinggal,” ujarnya.

Baca Juga  Sosialisasi Persampahan pada Geuchik LangsaBarat

Tarmizi menantang KPK untuk berani. Jika KPK mau, jadikan Aceh contoh daeran nol korupsi. Jika Aceh maju, sama saja untuk kemajuan Indonesia.[ril | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *