halaman7.com – Banda Aceh: Dini hari nanti, Rabu 7 Juli 2021 pukul 02.00 wib. Pecantu bola dunia akan disuguhkan partai el classic Euro dalam babak Semifinal antara Italia kontra Spanyol.
Duel Italia vs Spanyol ini bakal sangat menarik disaksikan. Mengingat kedua tim mengusung permainan agresif. Disamping itu, kedua tim memiliki aura dendam yang membara dalam ajang Euro sepanjang masa.
Kedua tim tentu ingin memiliki catatan lebih dalam peta sejarah sepakbola dunia, bukan saja di Eropa. Adu taktik, strategi dan skil indevidu akan diperagakan dalam pertarungan yang digelar di stadion Wembley, London ini.
Dalam dua laga terakhir di Piala Eropa, kedua tim saling mengalahkan. Pada final 2012, Spanyol mengilas Italia dengan skor 4-0. Menariknya Jordi Alba yang kala itu masih pemain junior menyumbang satu untuk Spanyol.
Kini Jordi Alba akan tampil kembali memperkuat Spanyol. Dalam kapasitasnya pemain Spanyol senior dan sarat dengan pengalaman dan jam terbang yang tinggi di Barcelona, tentu ingin mengulangi masa-masa manis dan mengesankan tersebut.
Italia juga tak mau kalah begitu saja, kekalahan menyakitkan empat tahun silam, tuntas dibalas pada Piala Eropa 2016. Tim Gli Azzurri menggulung Matador Spanyol 2-0 di babak 16 Besar.
Disamping pertarungan skill indevidu, adu taktik dua arsitek juga dipertaruhkan. Roberto Mancini dan Luis Enrique, pasti ingin menunjukkan siapa yang terbaik di antara mereka. Dalam tarung dua gelaran piala eropa sebelumnya, kedua pelatih juga sudah saling bersaing.
Leonardo Spinazzola yang tampil baik saat berlaga lawan Belgia, dipastikan akibat cedera. Namun Mancini belum kehabisan stok. Emerson Palmieri sudah siap mengisi lini pertahanan Italia.
Di lapangan tengah, Jorginho bersama Marco Verrati ddan Nicolo Barella akan mengatur permainan. Hingga nantinya dengan mudah bagi Federico Chiesa, Ciro Immobile, dan Lorenzo Insigne dalam membongkar pertahanan Spanyol.
INFO Terkait:
Banteng Seruduk
Lalu apakah Spanyol akan menyerah. Ups.. jangan terbuai dulu. Luis Enrique sudah mempersiapkan strategi khusus guna menjinakan anak-anak Azzurri. Selain menerapkan tiki-taka. Spanyol juga sudah siapkan gaya serang ‘banteng seruduk’.
Gaya serang ‘banteng seruduk’ ini mulai diperlihatkan Spanyol dalam pertadingan terakhir fase grup dan babak perdelapan final (16 besar) dan perempat final. Hasilnya, sangat jitu dan memuaskan, hingga bisa melenggang ke semifinal.
Meski tanpa Pablo Sarabia yang cidera pegelang kaki saat hadapi Swiss, pelatih berdarah dingin dan pelit senyum ini sudah ada amunisi siap gantikan Sarabia.
Dani Olmo atau Gerard Moreno siap bertarung hidup mati di lini depan gantikan Sarabia. Tentunya, sang pengatur lapangan tengah Koke, Sergio Busquets dan Pedri telah mempunyai rumus jitu dalam merajik perlawanan di lini tengah.
Terakhir, taktik, strategi serta skill indevidu siapa yang memangkan pertarungan ini. Italia mungkin sedikit lebih unggul dengan performa yang stabil sejak awal gelaran Euro 2020. Namun, Spanyol juga saat ini performa lagi naik.
Jadi siapa yang layak sebagai pemenang? Anda lah saksinya.
Perkiraan susunan pemain
Italia: Donnarumma; Di Lorenzo, Bonucci, Chiellini, Emerson; Barella, Jorginho, Verratti; Chiesa, Immobile, Insigne.
Spanyol: Unai Simon; Azpilicueta, Garcia, Laporte, Alba; Koke, Busquets, Pedri; Torres, Morata, Olmo.[andinova | red 01]