Tim Sepakbola Pra Popnas Aceh Raih Emas

halaman7.com Jakarta: Tim Sepakbola Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) Aceh berhasil meraih emas. Mendali emas ini, setelah di final pra Popnas, anak-anak muda laskar Rencong ini berhasil memupus ambisi Kesebelasan Pra Popnas Sumatera Barat dengan skor telak, 3-1, Selasa 29 Nopember 2022.

Kemenangan Tim Pra Popnas Aceh pada ajang persepakbolaan pelajar ini tidak terlepas dari kegigihan dalam berlatih dan manajemen tim yang baik.

Official Tim Pra Popnas, Reza Brasil mengakui, keberhasilan anak asuh yang dilatih Mulya Saputra ini, tak lepas dari doa masyarakat Aceh semuanya.

“Alhamdulillah berkat doa dan dukungan masyarakat Aceh dan berlatih dengan sungguh-sungguh. Akhirnya Tim Pra Popnas Aceh berhasil menggapai juara terbaik pada ajang persepakbolaan pelajar tingkat nasional 2022,” kata Reza Brasil didampingi pelatih Mulya Saputra.

Reza menjelaskan, keberhasilan Tim Pra Popnas Aceh dibuka dalam laga awal melawan Jambi. Dimana Rizieq Alkhwadifa dan kawan-kawan berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 7-1.

Kemenangan telak atas Tim Pra Popnas Jambi menjadikan semangat bagi Rizieq Alkhwadifa cs menghadapi laga kedua menghadapi Tim Pra Popnas Sumatera Utara (Sumut) dengan skor tipis 1-0.

Kemenangan atas Sumut ini membawa Tim Pra Popnas Aceh melaju ke final dengan menantang Sumbar. Akhirnya, bisa menorah emas dengan kemenangan yang menyakinkan.

Pemain tengah Tim Pra Popnas Aceh, Rizieq Alkhwadifa Jalaluddin Zky menuturkan, keberhasilan timnya tidak terlepas dari bimbingan dan arahan yang diberikan official bersama pelatih dan juga doa masyarakat Aceh.

“Kami juga berterima kasih kepada sekolah kami masing-masing yang telah memberikan dukungan kepada kami,” tutur Rizieq Alkhwadifa.

Tim Pra Popnas Aceh diperkuat: Rizieq Alkhwadifa asal Sabang; Aldi, Dimas, Zakwan Mahyuddin (Aceh Tamiang), Gandi (Bener Meriah), Dapi MJ, Satria Andriano (Langsa), Bati Alfarisi (Bireuen).

Baca Juga  Membuka Tabir Sejarah Masjid Quba Bebesen

Lalu, M Sultan, Nafis Syahputra, Muhayat, M Faizan (Lhokseumawe), Gibran JR (Aceh Singkil), Mursalin (Aceh Besar), Sultan MP (Aceh Utara) dan M Haikal dari Pidie.[ril | M Munthe]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *