halaman7.com – Sabang: Dalam mendukung eksistensi berbagai komunitas di Kota Sabang. Pj Walikota Sabang, Reza Fahlevi resmi mendeklasarikan terbentuknya Indonesia Lancer Community (ILC) Regional Sabang.
“Kami ucapkan selamat atas deklarasi ILC Sabang. Semoga akan banyak kegiatan yang bisa dilakukan di Sabang. Juga diharapkan ILC bisa menjadi partner pemerintah dalam mendukung program-program pembangunan di Kota Sabang,” kata Pj Walikota Sabang, Reza Fahlevi, Minggu 22 Januari 2023.
Menurutnya, keberadaaan komunitas menjadi hal yang sangat positif. Karena selain cenderung melakukan kegiatan sosial, kehadiran komunitas ini juga membantu membangun daerah dari berbagai sisi. Terlebih di Kota Sabang, sebagai daerah tujuan wisata.
“Keberadaan komunitas-komunitas ini memang selalu jadi andalan kita. Begitu banyak touring ke KM Nol. Dari komunitas seluruh Indonesia yang datang ke Sabang. Kita juga terus melakukan kerjasama dan mensupport seluruh kegiatan yang diselenggarakan berbagai komunitas yang datang ke Kota Sabang,” terangnya.
Sementara itu, Ketua ILC Regional Sabang, Jalaluddin menjelaskan, hadirnya ILC di Kota Sabang tidak hanya sebagai komunitas mobil Lancer saja. Tapi juga memiliki tujuan besar untuk membantu dan bersinergi dengan pemerintah mempromosikan serta memajukan kota wisata tersebut.
“Kita ada di Sabang tujuannya selain mempererat silaturahmi antar pemilik mobil Lancer. Tapi juga untuk memajukan pariwisata Sabang. Sebagai dukungan kita terhadap pariwisata. Kiranya dengan adanya komunitas ini, kawan-kawan dari luar Sabang bisa mempromosikan Sabang,” jelasnya.
Jalal menambahkan, meski baru terbentuk. Sejauh ini terdapat sebanyak 32 unit mobil sedan jenis Mitsubishi Lancer yang tergabung dalam ILC Sabang.
Pembentukan ILC Regional Sabang ini ditandai dengan pelepasan konvoi ILC se-Aceh. Dengan melibatkan 26 mobil Lancer dari berbagai daerah seperti Banda Aceh, Bireuen, Sigli, Langsa, Lhokseumawe, dan Sabang.
Dilepas Pj Walikota Sabang, Reza Fahlevi, persatuan mobil Lancer ini ‘memanaskan aspal Sabang’ hingga ke Tugu Kilometer Nol.[M Munthe]


















