Sabang Siap Jadi Tuan Rumah Event Pencak Silat

Agus Halim

halaman7.com – Sabang: Sejumlah kejuaraan Pencak Silat yang digelar Aceh memiliki potensi besar dalam mencetak prestasi dan peningkatan pembinaan atlit di daerah.

IPSI Kota Sabang, menyampaikan dukungan penuh terhadap kepengurusan IPSI Aceh yang baru dan menyatakan siap mendukung penyelenggaraan berbagai turnamen pencak silat. Khususnya bila Kota Sabang dipercaya menjadi tuan rumah.

” Saya yakin dengan terpilihnya Bunda Salma secara aklamasi pada Musprov IPSI Aceh yang berlangsung pada 13-14 September 2025 lalu, menunjukkan adanya dukungan penuh dan kepercayaan besar dari seluruh pengurus IPSI kabupaten/kota se-Aceh,“ ujar Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Sabang, Agus Halim, Selasa 16 September 2025.

IPSI Aceh selaku organisasi induk pencak silat diharapkan dapat mengangkat potensi yang luar biasa. Sebagai langkah pembinaan yang lebih baik dan para atlet bisa bertanding di setiap event.

IPSI kabupaten/kota di Provinsi Aceh memandang Bunda Salma adalah sosok yang tepat memimpin IPSI Aceh periode 2025–2029. Beliau memiliki kepemimpinan yang baik, sosok yang ramah, energik, serta menjadi wanita pertama yang memimpin cabang olahraga beladiri keras ini di Aceh.

“Tentunya gaya kepemimpinan beliau akan memberikan warna tersendiri bagi IPSI Aceh,” ujarnya.

Bagi IPSI Sabang, setiap turnamen silat yang digelar di Sabang tidak hanya menjadi sarana meningkatkan prestasi atlet. Tetapi juga berdampak besar terhadap pengembangan pariwisata, tambahnya .

Menurutnya, event pencak silat di Sabang akan menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus memperkenalkan potensi wisata Sabang ke seluruh peserta dan masyarakat luas.

Pencak silat di Aceh bukan hanya olahraga beladiri semata, melainkan juga bagian dari tradisi dan warisan budaya yang harus dilestarikan.

Baca Juga  Krueng Langsa Erosi, Sejumlah Rumah Terancam Amblas ke Sungai

Pencak silat adalah warisan budaya bangsa yang tumbuh di tanah Aceh. Maka, selain meningkatkan prestasi atlet, juga berkewajiban melestarikan budaya ini agar tetap hidup di tengah masyarakat.

“Prestasi pencak silat Aceh harus terus ditingkatkan agar mampu bersaing dengan daerah lain di Indonesia,” pungkas Agus Halim.[M Munthe]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *