halaman7.com – Aceh Tengah: Koperasi Wisata Syariah Alam Gayo bekerjasama dengan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA) mendistribusikan bantuan bencana kepada korban bencana sejak terjadinya siklus senyar di Aceh Tengah.
Penyaluran bantuan masih dilakukan hingga saat ini, mulai dari evakuasi pascabencana, bantuan logistik, air bersih.
“Saya apresiasi HAkA yang responsive dan tanggap bencana, yang langsung mengajak Koperasi Wisata Syariah Alam Gayo untuk membantu korban terdampak bencana langsung maupun tidak langsung di Aceh Tengah maupun Bener Meriah,” kata Ketua Koperasi Wisata Syariah Alam Gayo, Khalisuddin, Minggu 14 Desember 2025.
Menurut Khalis, sejak hari kedua bencana, relawan koperasi sudah berjibaku dengan banjir di Lot Kala. Saat itu timnya melakukan evakuasi terhadap warga inklusi, seperti orangtua, perempuan hamil serta anak-anak.
“Dari awal, relawan kita tanggap bencana, tanpa diperintah, langsung turun ke Lot Kala yang saat itu dikepung banjir,” sebut Khalisuddin.
Kemudian timnya turun ke Kampung Kenawat untuk mengevakuasi warga, juga memberikan BBM kepada alat berat yang bekerja membersihkan badan jalan.
Sementara itu Koordinator Posko Relawan Wisata Alam Gayo, Abdul Hadi menjelaskan, HAkA menganggap Koperwasi Jasa Wisata Syariah Alam Gayo merupakan salah satu usaha wisata yang memiliki banyak anggota, yang kemudian turun saat bencana terjadi.
Menurut Abdul Hadi, HAkA selama ini melakukan pelestarian Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) yang wilayah kerjanya termasuk Aceh Tengah dan Bener Meriah.
“HAkA terpanggil saat bencana terjadi, apalagi anggota tim dari Yayasan HAkA merasakan langsung bencana tersebut, saat menggelar Festival Nenggeri Linge di Kampung Linge,” sebut Abdul Hadi.
Karena itu. sejak dua hari bencana HAkA langsung menyalurkan bantuan kepada masyarakat korban banjir bandang di Kampung Mendale, Kecamatan Kebayakan.
“Alhamdulillah, kita langsung turun saat itu. Kemudian disusul penyaluran bantuan ke Kampung Linge menggunakan sepeda motor trail, Dedamar, Toweren, Kenawat dan Samarkilang, Kabupaten Bener Meriah,” ungkap Abdul Hadi.
Dengan kerjasama ini sebut Abdul Hadi, kemitraan dua lembaga ini semakin kuat, sehingga bisa berkontribusi dalam hal kemanusiaan pascabencana dan pelestarian alam.[ril | red 01]
















