Dukung Pemulihan Aceh Tamiang, 1.132 Praja Bersihkan Perkantoran

Pelepasan Praja IPDN di Aceh Tamiang.[FOTO: h7 - dok humas pemkab]

halaman7.com – Aceh Tamiang: Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian bersama Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman melepas para Praja IPDN melalui apel yang berlangsung di depan Kantor PUPR Aceh Tamiang, Senin 5 Januari 2026.

Kehadiran Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tersebut untuk membantu membersihkan kantor, mempercepat pemulihan pemerintahan dan pelayanan publik pasca bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

Tito mengungkapkan, kondisi pemerintahan di Aceh Tamiang belum sepenuhnya pulih dikarenakan masih dipenuhi lumpur sehingga aktivitas pemerintahan belum berjalan maksimal

Menurutnya, pemulihan pemerintahan menjadi indikator utama kebangkitan daerah pascabencana. Sebab, pemerintahan yang pulih akan menguatkan koordinasi, pengambilan keputusan, dan pelayanan publik. Indikator penting lainnya adalah pulihnya ekonomi yang ditandai dengan hidupnya pertokoan, pasar, dan sektor sejenis.

“Kantor pemerintahan adalah jantung indikator pulihnya suatu keadaan, karena di situ ada perintah, otoritas, dan pusat sumber daya,” ucap Tito saat memimpin apel.

Mendagri Tito dalam kesempatan itu menjelaskan, ribuan praja IPDN ini telah berada di Aceh Tamiang sejak Minggu 4 Januari 2026. Keberangkatan terbagi dalam tiga kloter dengan total 1.132 orang pada hari yang berbeda.

Praja IPDN itu terdiri dari 863 praja dan sisanya Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Mereka akan bertugas selama satu bulan, mulai 3 Januari hingga 3 Februari 2026.[ril | Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *