Status Burni Telong Kembali Turun ke Level Waspada

Kondisi Burni Telong pagi ini.[FOTO: h7 - dok warnet]

halaman7.com – Bener Meriah: Setelah sempat terjadi peningkatan status gunung Burni Telong jelas akhir tahun lalu, kini status gunur berapi yang masih aktif di Bener Meriah ini kembali dituntukan satu tingkat menjadi level II (waspada) dari level III (siaga), sejak Sabtu 3 Januari 2026.

Kondisi ini setelah melihat potensi bahaya dapat berupa terjadinya erupsi yang dipicu gempa tektonik di sekitar Burni Telong atau pun terjadi erupsi freatik tanpa disertai peningkatan kegempaan yang signifikan.

Potensi ancaman bahaya lain dapat berupa hembusan gas-gas vulkanik di daerah sekitar tembusan solfatara dan fumarol yang dapat membahayakan jika konsentrasi gas yang terhirup melebihi nilai ambang batas aman.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Plt Kepala Badan Geologi, Lana Saria mengatakan, berdasarkan pengamatan visual dan instrumental, maka tingkat aktivitas Burni Telong pada diturunkan dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) sejak 3 Januari 2026 pukul 14.00 WIB.

Meskipun telah diturunkan status, pihak Badan Geologi merekomendasi masyarakat dan pengunjung/pendaki tidak mendekati area kawah Bur Ni Telong dalam radius 3 km dari kawah dan tidak berada di daerah fumarol dan solfatara pada saat cuaca mendung atau hujan karena konsentrasi gas dapat membahayakan kehidupan.

“Masyarakat diharapkan tetap mewaspadai peningkatan kegempaan di masa mendatang,” ujar Lana Saria dalam laporan khususnya secara tertulis.[andinova | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *