Tahun ini Bank Aceh Siapkan KUR Rp1,5 Triliun

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Rakyat

Salah satu usaha yang mendapat dukungan dari KUR Bank Aceh Syariah.[FOTO: h7 - dok bank aceh]

halaman7.com – Banda Aceh: PT Bank Aceh Syariah kembali dipercaya Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI sebagai salah satu lembaga penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah untuk tahun anggaran 2026.

Kepercayaan ini diwujudkan dengan pemberian alokasi kuota KUR sebesar Rp1,5 triliun yang ditujukan untuk memperkuat akses permodalan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas melalui Sekretariat Perusahaan Bank Aceh Ilham Novrizal menyatakan optimisme yang tinggi terhadap penyaluran kuota tersebut.

Menurutnya, Bank Aceh yakin seluruh alokasi KUR tahun 2026 dapat terserap secara optimal untuk mendukung ekspansi bisnis UMKM di daerah.

“Kami berkomitmen untuk menjaga amanah ini dengan menyalurkan pembiayaan secara produktif namun tetap menjaga kualitas pembiayaan yang sehat,” ujar Ilham, Senin 26 Januari 2026.

Langkah ini merupakan bagian dari fokus bank untuk terus menjadi pilar utama pertumbuhan UMKM daerah.

Hingga akhir 2025, Bank Aceh telah mencatatkan performa impresif dengan merealisasikan pembiayaan KUR Syariah mencapai Rp2,56 triliun. Dana tersebut telah memberikan dampak nyata bagi 23.853 pelaku UMKM di berbagai wilayah.

Berdasarkan data kinerja, sektor perdagangan masih mendominasi sebagai kontributor utama penyaluran. Meski demikian, sektor-sektor strategis lainnya seperti pertanian dan jasa perorangan terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif sebagai pilar pendukung ekonomi lokal.

Ilham menekankan strategi penyaluran KUR tahun ini akan lebih inklusif. Bank Aceh secara aktif memperluas jangkauan pembiayaan, terutama pada sektor produksi.

“Penyaluran KUR tidak lagi terpusat di kawasan perkotaan saja. Kami telah memastikan manfaat KUR Syariah dirasakan oleh masyarakat hingga ke pelosok desa di seluruh Kabupaten/Kota di Aceh,” tegas Ilham.

Baca Juga  Politisasi Bank Aceh Ganggu Sistem Manajemen

Ilham menambahkan KUR Syariah merupakan instrumen penting dalam mendorong pemberdayaan ekonomi rakyat. Program ini tidak hanya hadir sebagai solusi modal kerja, tetapi juga sebagai pemicu peningkatan kapasitas usaha dan penciptaan lapangan kerja baru.

Dikatakan, di sepanjang 2026, Bank Aceh akan terus memperkuat peran KUR Syariah sebagai tulang punggung permodalan UMKM.

“Kami berharap program ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, produktif, serta memperluas inklusi keuangan di seluruh wilayah Aceh,” pungkas Ilham.[ril | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *