halaman7.com – Banda Aceh: Penanganan banjir besar di Aceh mendapat apresiasi dari pegiat kebencanaan nasional, Brosur Surya. Penilaiannya, kepemimpinan Posko Tanggap Darurat yang dikendalikan Pemerintah Aceh termasuk salah satu yang terbaik yang pernah ia saksikan selama terlibat dalam berbagai penanganan bencana di Indonesia.
Sejak penetapan status darurat, Pemerintah Aceh menunjukkan sistem komando yang terorganisir. Posko utama yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir mampu mengoordinasikan Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) serta memperkuat kolaborasi dengan TNI dan Polri. Menurut Brosur, koordinasi yang solid dan komando yang jelas menjadi faktor penentu keberhasilan penanganan bencana.
Di sisi lain, Brosur juga sangat mengapresiasi aksi Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem bersama Wakil Gubernur (Wagub) Fadhlullah (Dek Fadh), yang sigap turun langsung ke lokasi terdampak.
“Sementara Sekda M Nasir memimpin operasional dari posko utama. Ini merupakan kolaborasi yang cukup efektif dan efisien. Gubernur dan Wagub menyapa langsung korban, Sekda mengkoordinir bantuan dari posko,” urai Brosur, Sabtu 14 Februari 2026.
Brosur menyebutkan, pembagian peran ini dinilai efektif karena kebijakan dan operasional berjalan seiring. Brosur menyaksikan, bagaimana Sekda M Nasir mampu mempercepat pemulihan akses jalan, penerangan, serta memastikan distribusi logistik menjangkau masyarakat secara cepat dan merata.
Kolaborasi dengan Relawan
Selain unsur pemerintah, relawan dari berbagai organisasi masyarakat sipil, termasuk Forum Pengurangan Risiko Bencana Aceh (Forum PRB Aceh), turut digerakkan. Hal ini membuat penanganan banjir berlangsung secara kolaboratif, melibatkan banyak pihak dan memperkuat solidaritas sosial.
Brosur Surya yang berpengalaman menangani bencana di Palu, Lombok, dan Ciganjur, menegaskan, kepemimpinan posko adalah kunci keberhasilan.
Dinilainya, banjir di Aceh kali ini memiliki tantangan besar karena menghantam wilayah pesisir timur dan tengah yang menjadi pusat ekonomi serta jalur transportasi utama. Meski demikian, kekompakan dan kepemimpinan yang kuat membuat respons tetap berjalan baik.
Menurutnya, meski masih ada kekurangan yang wajar dalam bencana besar, hal terpenting adalah kepemimpinan, koordinasi, dan kemampuan menggerakkan semua unsur. Penilaian ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan Posko Tanggap Darurat Aceh telah memberikan dampak nyata dalam mempercepat penanganan banjir dan memastikan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terdampak.[ril | red 01]
















