halaman7.com – Banda Aceh: Keluarga Negeri Antara (KNA) menggelar buka puasa bersama pada Minggu, 1 Maret 2026 di aula Malahayati RSJ Banda Aceh.
Ketua Umum KNA, Sofyan Griantara mengatakan, buka puasa ini bagian dari silaturahmi. Jika selama ini jarang bertemu meski bértetangga, maka lewat KNA ini bisa bertemu dan bersilaturahmi.
”Ini manfaat besar yang bisa kita rasakan dalam paguyuban seperti KNA ini,” ujar Ketum KNA.
Dalam buka puasa bersama yang diikuti seratusan masyarakat Gayo yang tinggal di Banda Aceh dan Aceh Besar ini juga diisi tausyiah, yang disampaikan Tgk Abdul Djalil.
Tgk Abdul Djalil dalam tausyiahnya mengatakan, berpuasa itu harus bisa menjaga lisan dan hati. Bagi masyarakat Gayo, hal ini bisa dijaga dari 4 sumang (pantangan/tabu) yang biasa dilakukan masyarakat Gayo dalam tradisi masyarakat Gayo.
Ke empat sumang ini, sumang pelangkahan (perjalanan), sumang penengonan (penglihatan) sumang pecerakan (percakapan) dan sumang pengunulan (sikap duduk)
”Kesemua itu tentunya dapat dilakukan dengan ridha Allah. sehingga apa yang kita lakukan bisa husnul khatimah nantinya,” ujar Tgk Djalil yang juga seorang guru madrasah ini.
Rapat Kerja
Sebelum dilakukan buka puasa bersama, para pengurus KNA melakukan rapat kerja membahas berbagai program kerja yang akan dilakukan pada masa 2025-2030.
Berbagai program kerja tersebut, ada yang bersifat internal bagi pengurus dan anggota KNA dan ada eksternal yang sasarnnya untuk Tanoh tembuni (Aceh Tengah dan Bener Meriah).[andniva | red 01]

















