halaman7.com – Langsa: Para pedagang pakaian khususnya dikawasan Langsa Town Square (Latos) Langsa dan juga pusat pertokoan daerah ini seperti jalan T Umar, TM Zein, Iskandar Muda serta A Yani mengeluhkan masih sepinya omzet dagangan mereka.
“Hingga memasuki 22 Ramadhan 1447 Hijriyah, masyarakat pembeli masih sangat sepi. Hanya ada satu dua itupun lebih banyak yang nanya nanya harga saja dan melihat model pakaian,” sebut seorang pedangan pakaian, Ira, Kamis 12 Maret 2026.
Para pedagang inipun memaklumi daya beli masyarakat merosot tajam pasca bencana alam hidrometreologi dan juga ditambah saat ini masih belum cairnya TPP dan THR para ASN daerah ini.
Selama inipun dari tahun ketahun, mayoritas yang banyak berburu pakaian jadi buat lebaran itu adalah ASN sementara masyarakat lainnya cenderung ke sembako sebagai prioritas utama.
Ira juga menyebut para pedagang pun sebenarnya kewalahan dan terpuruk karena mereka juga banyak menjadi korban bencana banjir hidrometreologi tiga bulan silam.
Banyak usaha dan dagangan pakaian jadi mereka yang rusak tersendam banjir tak bisa diselamatkan kala bencana itu melanda.
“Jadi saat ini, kami para pedagang pun menyetok dan membeli pakaian baru untuk momen lebaran idul Fitri tahun ini sedikit.” Mudah mudahan dalam beberapa hari kedepan ini kami berdoa agar penjualan pakaian jadi kami lebih lancar dan diserbu pembeli,”tutup Ira.[Antoedy]

















