halaman7.com – Banda Aceh: Tersangka pembunuhan dokter Shinta Astuti akhirnya ditangkap aparat ke polisian ditempat persembunyiannya.
Tersangka yang berinisial FA (31) ternyata tetangga korban, dan mengetahui secara detil kalau korban selama ini tinggal sendiri di rumahnya dan memiliki harta berharga di rumah tersebut.
Dari pengakuan korban kepada polisi usai ditangkap dan sedang dalam perjalanan dalam mobil kepada polisi korban mengatakan, saat kejadian, tersangka masuk ke rumah korban saat masih jam sahur, sekitar pukul 04.00 atau pukul 05.00 Wib.
Korban membuka rumah tersangka lewat jendela dengan mencongkelnya menggunakan obeng. Saat di rumah korban, tersangka masuk ke lantai dua menuju kamar korban. Saat melintasi hording bernbunyi hingga korban terangun dan berteriak.
Karena panik, pelaku langsung pelaku langsung mencekik pelaku hingga tak bernyawa. Hanya saja, pelaku mengaku tak ada menusuk korban, meski pelaku sempat membawa pisau.
“Saya bunuh karena khilaf dan panik Bang,” ujar tersangka saat di introgasi polisi sebagaimana dilansir dari akun TikTok @rakanlhokseumawe.
Usai melakukan aksinya, korban mengeledah kamar korban mencari harta benda berharga, termasuk sepeda motor dan Laptop milik korban. Hingga akhirnya pelaku keluar dari rumah korban, saat matahari pagi sudah bersinar.
Pascakejadian, pelaku melarikan diri ke Kutacane, Aceh Tenggara. Sepulang dari Kutacane pelaku kembali ke rumahnya sambil memantau kondisi rumah korban.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dasri pihak kepolisian Polres Gayo. Rencananya, besok, Kamis 26 Maret 2026. Polres Gayo Lues akan berikan keterangan resmi lewat konfrensi pers.[andinova | red 01]

















