halaman7.com – Banda Aceh: Kegiatan Dinul Islam 2026 di SMA Negeri 8 Banda Aceh, Sabtu 14 Maret 2026 resmi berahir dan ditutup. Penutupan ini berlangsung di lingkungan sekolah, dihadiri seluruh dewan guru serta para siswa yang telah mengikuti rangkaian kegiatan pembinaan keagamaan selama bulan Ramadhan.
Kegiatan penutupan diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas terselenggaranya program Dinul Islam yang berjalan dengan lancar. Selama pelaksanaannya, kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk memperdalam pemahaman keagamaan, memperkuat akhlak, serta menumbuhkan nilai-nilai kepedulian sosial.
Pada momen penutupan tersebut, pihak sekolah juga memberikan santunan kepada 34 anak yatim yang berada di lingkungan sekolah. Sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi di bulan yang penuh berkah.
Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis dan disaksikan seluruh peserta kegiatan. Selain itu, sekolah juga memberikan sertifikat serta apresiasi khusus kepada siswa yang memiliki kehadiran penuh selama kegiatan Dinul Islam.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk motivasi dan penghargaan atas kedisiplinan serta komitmen siswa dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan keagamaan yang telah dilaksanakan.
Kepala sekolah SMA Negeri 8 Banda Aceh, Nurrizayani SPd MPd dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, guru, dan siswa yang telah berpartisipasi aktif sehingga kegiatan Dinul Islam tahun ini dapat terlaksana dengan baik.
Diharapkan nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan seremonial, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan Dinul Islam ini kita berharap para siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan keagamaan, tetapi juga mampu menumbuhkan akhlak yang baik, kepedulian sosial, serta semangat kebersamaan. Kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter siswa yang beriman, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Nurrizayani menambahkan pemberian santunan kepada anak yatim serta apresiasi kepada siswa yang memiliki kehadiran penuh merupakan bentuk nyata dari nilai kepedulian dan penghargaan yang ingin terus ditanamkan di lingkungan sekolah.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa SMA Negeri 8 Banda Aceh semakin termotivasi untuk menjadi generasi yang berakhlak mulia, berilmu, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
“Penutupan Dinul Islam 2026 pun menjadi momentum kebersamaan yang mempererat hubungan antara siswa, guru, dan seluruh warga sekolah,” ujar Kepsek yang akrab disapa Yani ini.[ril | red 01]
















