Sinergi TNI-Polri dan PUPR Amankan Jalur Nasional

pengamanan jalan lintas nasional Blangkejeren-kutacene.[FOTO: h7 - dok koramil putri betung]

halaman7.com – Gayo Lues: Jalan Blangkejeren, Gayo Lues-Kutacane, Aceh Tenggara, sempat terputus 4 jam, pascaluapan Sungai Alas. Hingga mengakibatkan kemcetan panjang di jalan yang menguhubungkan dua kabupaten tersebut, Selasa 7 april 2026.

Melihat kondisi ini, personel gabungan dari Babinsa Koramil Putri Betung, BKO Batalyon TP Raksaka Dharma, dan Polsek Putri Betung bergerak cepat menangani kemacetan total akibat luapan air Sungai Alas yang menggenangi badan jalan nasional lintas Blangkejeren-Kutacane.

​Peristiwa yang terjadi tepat di Serkil, Desa Singah Mule, Kecamatan Putri Betung.​ Kondisi ini karena ​curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut mengakibatkan debit air Sungai Alas meningkat drastis.

Akibatnya tanggul badan jalan yang sebelumnya telah dinormalisasi pascabenacana Nopember 20205 lalu, kembali tergerus, sehingga air meluap hingga menutup akses jalan utama.

Aksi Cepat di Lapangan

​Menanggapi situasi tersebut, aparat kewilayahan melakukan langkah-langkah darurat sebagai seperti​ pengaturan lalu lintas. Personel TNI dan Polri bersiaga di kedua sisi jalan untuk mengurai penumpukan kendaraan dan memastikan keamanan pengguna jalan, dan​bantuan logistik.

“Petugas di lapangan turut membantu mengevakuasi barang bawaan para pengguna jalan yang terjebak di lokasi agar terhindar dari kerusakan akibat air,” ujar Koramil Putri Betung melalui, Batituud Koramil, Peltu Kalidin.

Selain itu dengan adana koordinasi teknis sinergi yang dilakukan bersama petugas Pekerjaan Umum PU dari PT Hutama Karya (HK) melakukan tindakan teknis guna mengalirkan air kembali ke sungai dan membersihkan badan jalan dari material yang terbawa arus.

​”Kami bersama rekan-rekan dari Polsek dan Batalyon 855 fokus pada pengaturan lalu lintas dan membantu warga yang melintas. Dengan kondisi cuaca memang ekstrem ini, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat melintasi jalur ini, terutama saat hujan lebat,” ujarnya.

Baca Juga  Tekan Tunakerja, Pemkab Tamiang Lanjutkan

​Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas mulai berangsur normal setelah dilakukan penanganan bersama tim gabungan. Masyarakat diminta untuk tetap memantau informasi terkini mengenai kondisi jalan melalui saluran resmi.[Kasimsyah | red 01].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *