halaman7.com – Banda Aceh: Bakal Calon Ketua Umum Kadin Aceh, Rizky Syahputra SE MM menegaskan, keinginan besarnya mencalonkan sebagai Ketua Kadin Aceh dalam Musda VII mendatang, karena ingin menumbuhkan investasi di Aceh.
Saat ini, investasi di Aceh sangat kecil. Pertumbuhan ekonomi Aceh masih tergantung pada anggaran APBA. Karenanya, butuh investasi besar yang bisa gairahkan ekonomi, hingga Aceh tak tergantung lagi sama dana pemerintah.
“Aceh memiliki potensi yang sangat kaya, karena butuh investor untuk membangkitkan ekonomi Aceh secara umum,” ujar Rizky Syahputra, bakal calon Ketua Kadin Aceh, Kamis 19 Mei 2022.
Rizky sendiri, pada Kamis pagi resmi mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon Ketua Kadin Aceh di Kantor Kadin Aceh di kawasan Ateuk Pahlawan, Banda Aceh.
“Persiapan sudah 100 persen dan dikembalikan pada 24 Mei mendatang,” ujar pengusaha muda kelahiran Lhokseumawe 1987 ini, usai mengambil formulir pendaftaran.
Dikatakan, keiikutsertaannya dalam bursa pencalonan Ketua Kadin Aceh, ingin member warna baru. Nantinya diharapkan bisa berkolaborasi dengan teman-teman (Kadin) daerah kabupaten/kota untuk memajukan Aceh.
“Saya berharap hadirnya saya jadi warna baru. Hingga investasi bisa dirasakan semua pihak, hingga ke kabupaten/kota di Aceh,” jelas alumni Magister Managemen Universitas Sumatera Utara (Sumut) ini.
Menurut Rizky, para pengusaha Aceh selama ini hanya berharap pada APBA. Karenanya, dengan masuknya investasi ke Aceh, diharapkan bisa menghilangkan kegaduhan, dari rebutan kue pembangunan tersebut.
Menyingung adanya persyaratan harus menyertakan uang sebesar Rp500 juta, bagi yang telah ditetapkan menjadi calon Ketua Kadin mendatang?, Rizky menilai hal tersebut merupakan hal yang biasa dan wajar.
“Artinya, ini bagian dari kesiapan bagi para calon ketua nantinya,” ujarnya.[andinova | red 01]

















