halaman7.com – Gayo Lues: Bencana alam (banjir bandang dan tanah longsor) di Gayo Lues mengakibatkan korban jiwa dan kerugian harta benda. Tercatat sedikitnya 5.014 rumah warga lenyap dan 7.258 ternak warga meregang nyawa.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah (BPBD) Gayo Lues Muhaimini ST MEc menjelaskan dari sebelas kecamatan yang terdampak, 5 orang dinyatakan meninggal dunia dan jumlah pengungsi mencapai 33.818 jiwa atau 1.081 Kepala Keluarga (LL)
Berdasarkan data BPBD jumlah rumah yang hanyut dan hilang mencapai 5.014 rumah. Rusak ringan 457 rumah. Jalan yang putus total berada di 34 titik, sedangkan 6 kecamatan masih terisolir dan 11 kecamatan terputus jaringan listrik.
Disamping itu, 51 jaringan air bersih pedesaan putus, 13 rumah ibadah rusak 14, 24 rumah sekolah rusak.
“Jaringan telkomunikasi dan internet putus total,” ujar Muhaimini, Selasa 16 Desember 2025.
Disektor pertanian, tercatat 164 irigasi rusak berat, Lahan pertanian dan perkebunan 298.730 hektar, termasuk 1.032 hektar sawah.
Selain itu bencana ini juga mematikan ternak warga, diantaranya sapi sebanyak 51 ekor, kerbau 56 ekor, kuda 25 ekor, kambing 101 ekor, domba 125 ekor da unggas 6.900 ekor.
Dismaping tu terdata, 28 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) rusak 28, kolam budidaya dan irigasi yang rusak 181,750 M2 dan sanitase, dranaise (MCK) rusak 39 unit. PLMTH rusak 15 unit. 15 kantor pemerintah daerah juga rusak 15 dan 2 kantor LK alami kerusakan.
“INi data terakhir yang terkumpulkan hingga Senin 15 Desember 2025,” jelas Muhaimini. [Kasim syah | red 01]
















