Meski Suasana Bencana, Ratusan Calon Jemaah Calon Haji Aceh Tamiang Serius ikuti Manasik Haji

para peserta manasik haji.[FOTO: h7 - dok humas pemkab]

halaman7.com – Aceh Tamiang: Meski masih dalam suasana bencana yang belum pulih, ratusan calon jemaah haji (JCH) asal Aceh Tamiang, serius mengikuti manasik haji untuk musim haji 1447 H yang direncanakan berangkat pada Mei 2026 nanti.

Tercatat sebanyak 151 orang Calon Jamaah Haji Aceh Tamiang mengikuti manasik ini. Mereka dijadwalkan masuk pada gelombang pada kedua dan akan bergabung bersama CJH Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya.

Pembukaan bimbingan manasik haji terintegritas Kabupaten dan Kecamatan dipusatkan di aula Al-Ikhwan Kemenag, Sabtu7 Februari 2026, dihadiri Bupati Aceh Tamiang, Drs Armia Pahmi MH.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam pembekalan Calon Jamaah Haji (CJH) terkait pemahaman teknis dan spiritual, melatih fisik dan mental, serta membekali jamaah dengan tata cara rukun dan larangan agar ibadah sah, tertib dan mabrur sebelum keberangkatan ibadah haji 2026.

“Allah tidak memanggil orang yang mampu, tapi Allah memanggil orang-orang yang dikehendakiNya untuk datang ke Baitullah. Saudara-saudara adalah orang-orang terpilih,” ucap Bupati.

Bupati menyebutkan, meskipun di tengah lelahnya raga memulihkan keadaan pascabencana, Allah tetap menggerakkan langkah kaki bapak dan ibu untuk hadir di sini. Ini adalah bukti nyata bahwa panggilan Allah ke Baitullah tidak akan terhalang oleh apa pun, termasuk ujian banjir bandang yang baru saja kita lalui.

Lebih lanjut, Armia menyebutkan dalam melaksanakan ibadah haji membutuhkan kesiapan mental, fisik, dan spiritual agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan optimal.

“Bersama kita jadikan bencana banjir yang terjadi kemarin itu merupakan ujian untuk melatih kesabaran kita, anggaplah itu sebagai latihan awal dari Allah, karena ibadah haji butuh kesabaran, keikhlasan dan kebersamaan sebagaimana kita sabar disaat menghadapi musibah banjir,” ucap Armia.

Baca Juga  Ini Daftar 13 Datok Penghulu di Bendahara

Armia juga memohon kepada para jemaah Calon haji menjadi duta doa bagi Aceh Tamiang di Tanah Suci, memohon keselamatan, pemulihan, dan keberkahan Bumi Muda Sedia yang kita cintai. Bupati menegaskan akan membenahi Kabupaten Aceh Tamiang pasca banjir secara tuntas.

“Semoga Allah mengganti setiap kehilangan dengan kebaikan yang berlipat, menguatkan yang lemah, dan memudahkan seluruh rangkaian ibadah hingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” pungkasnya.[ril | Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *