halaman7.com – Gayo Lues: Muspika Putri Betung mendukung percepatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana banjir dan tanah longsor di daerah tersebut.
Untuk itu, Batituud Koramil Putri Betung, Peltu Khalidin, bersama jajaran Muspika Kecamatan Putri Betung melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Huntara, Rabu Februari 2026.
Pembangunan Huntara ini merupakan realisasi bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat. Proyek ini terbagi dalam dua skema lokasi. Sebagian dibangun secara terpusat di lahan relokasi yang aman dari risiko bencana. Sementara sebagian lainnya dibangun di atas lahan milik warga sendiri sesuai permintaan penerima manfaat.
Peninjauan ini juga guna memastikan kualitas bangunan layak huni dan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.Memastikan distribusi bantuan tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan.
“Ini juga sebagai evaluasi kendala di lapangan guna mempercepat proses penyelesaian agar warga dapat segera menempati hunian yang lebih layak,” ujar Batituud Koramil Putri Betung.
Pemerintah Kecamatan dan Koramil Putri Betung berharap pembangunan ini dapat memberikan kepastian tempat tinggal yang aman bagi para penyintas. Dengan adanya Huntara ini, diharapkan stabilitas ekonomi dan sosial masyarakat segera pulih. Serta meminimalisir trauma warga terhadap ancaman banjir susulan di lokasi pemukiman yang lama.
”Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa setiap rupiah dari dana BNPB benar-benar terwujud dalam bentuk hunian yang kokoh bagi warga,” ujarnya.
Sebagian warga memang memilih membangun di tanah pribadi, harus dihormati. Namun mayoritas di pusatkan di zona hijau (aman).
“Fokus utama kami adalah memastikan warga tidak lagi merasa cemas saat hujan turun. TNI akan terus mengawal pembangunan ini hingga kunci diserahkan kepada masyarakat,” ujar Peltu Khalidin.[ril – Kasim | red 01]

















