Sabang Manfaatkan Lahan Tidur Tanami Padi Gogo dan Jagung

Wakil Walikota Sabang menyerahkan bibit oad gigo pada kelompok tani.[FOTO: h7 - dok humas pemko]

halaman7.com – Sabang: Wakil walikota Sabang, Drs. Suradji Junus meminta kepada Kelompok Tani Nelayan Andalan  ( KTAN)  Sabang untuk lebih giat lagi memanfaatkan lahan tidur dengan menanam padi gogo dan jagung.

” Para  petani  diharapkan  membuat inovasi,  berfikir kreatif, kreasikan produk yang akan dijual  sehingga mampu meningkatkan daya tarik dan nilai jual,”  ujar Wakil Walikota Sabang, Suradji Junus  saat  Rembug Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Sabang,  di Aula  Diskominfo  setempat, Rabu 11 Februari  2026.

Lebihlanjut dikatakan, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang agar mendukung, mengawasi, mendampingi dan melakukan hal-hal yang dianggap perlu untuk menyukseskan program KTNA.

Kegiatan  ini bertujuan untuk menyusun dan memilih pengurus KTNA periode 2025-2030. Membicarakan program kerja KTNA periode selanjutnya dan hal-hal lain yang diperlukan demi kemajuan kelembagaan KTNA Kota Sabang.

Ketua Panitia Rembug KTNA Kota Sabang, Saifuddin,  menyampaikan  permemohon maaf atas keterlambatan pelaksanaan Rembug paripurna KTNA yang seharusnya dilaksanakan di tahun sebelumnya.

KTNA merupakan bagian penyuluh swadaya pertanian dan menjadi salah satu motor, pelaku, penggerak, juga pendayung pertanian dalam membangun pertanian di Kota Sabang.

Sabang memiliki ketergantungan pangan sebesar 80 persen  ke daratan Aceh. Disaaat kritis seperti covid dan banjir Aceh, seluruh harga kebutuhan pangan melambung tinggi.

Untuk  itu besar harapan  kita dengan  adanya KTNA mampu menjadi produsen penggerak dalam memproduksi seluruh kebutuhan pokok khususnya di kota Sabang,  ujar  Saifuddin

Pengurus KTNA Provinsi Aceh, Junaidi  mengatakan transformasi dalam teknologi pertanian sekarang sedang digiat-giatkan oleh Mentan Andi Amran Sulaiman. Bahkan lahan tidur bisa diolah, jadi kedepannya tidak ada sejengkal pun tanah di Sabang yang tidak ditanami tanaman Pangan.

Baca Juga  Panen Padi Sawah di Lahan Tidur Matang Seulimeng

“Kita berharap Sabang bisa jadi kota jagung, melalui tranformasi teknologi pertanian mampu menjadikan Sabang bukan hanya sebagai daerah wisata bahari tapi juga wisata agro khususnya jagung,” ujarnya.[M Munthe]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *