Aceh  

Ulama Aceh Berperan Perkuat Ekonomi Ummat

halaman7.com – Banten: Disaat situasi Virus Corona (Covid-19) semakin menjadi ancaman berbahaya bagi rakyat. Maka dikhawatirkan akan berdampak besar pada struktur ekonomi, selain kesehatan.

Tarmizi Age mantan Aktivis GAM Denmark, Kamis 14 Januari 2021 mengatakan, perkara ekonomi yang menimpa masyarakat Aceh akibat Covid-19. Harus menjadi perhatian besar Pemerintah Aceh, ditambah lagi dengan tingkat pengangguran yang tinggi. Maka Aceh diperlukan penanganan ekonomi yang tepat.

Ekonomi yang buruk akan sangat berbaya. Jika kemudian berujung pada peningkatan eskalasi kejahatan, dan terkikisnya nilai-nilai sosial di dalam kehidupan masyarakat.

“Disinilah saya lihat, dibutuhkan peran aktif ulama Aceh dalam membantu pemerintah dan rakyat, berkaitàn persoalan ekonomi,” ujar Tarmizi Age.

Solusi Ekonomi

Ulama dituntut ikut memberi solusi ekonomi selain kegiatan rutin mereka di pendok pesantren dan ceramah agama. Perihal ekonomi harus menjadi tanggungjawab bersama pemerintah dan ulama.

“Peran aktif para pewaris Nabi dalam membangun ekonomi ummat sangat diharapkan rakyat,” ujar Tarmizi Age alumni Darussa’adah Teupin Raya, Pidie.

Ulama bisa mendirikan pos-pos ekonomi, apakah itu, industri, pertania, perbankan dan pusat perbelanjaan, dan lain-lain.

Bukankah Nabi Muhammad SAW telah memberi contoh. Dimana ketika hidupnya baginda menjadikan bisnis dan dagang sebagai kekuatan ekonomi.

“Kini sudah saatnya para ulama dia Aceh melibatkan diri dalam bidang ekonomi,” harap Tarmizi Age.

Dikatakan lulusan AMU Aalborg, Denmark itu, ulama pasti punya konsep ekonomi. Mohon dibantu pemerintah. Agar Aceh bisa terbebas dari kemiskinan dan menjadi negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, subur dan makmur, menjadi negeri impian setiap orang.[ril | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *