Walikota Sabang Lantik 18 Keuchik Hasil Pilchiksung

Walikota Sabang melantik para keuchik hasil pilchiksung.[FOTO: h7 - dok humas pemko]

halaman7.com – Sabang: Walikota Sabang, Zulkifli H Adam melantik 18 keuchik dalam wilayah Kota Sabang. Para Keuchik ini merupakan hasil Pemilihan Keuchik lansung dan serentak yang dilakukan Pemko Sabang, pada Desember 2025 lalu.

Pelantikan tersebut menandai dimulainya masa jabatan para keuchik terpilih hasil pemilihan keuchik yang telah dilaksanakan secara demokratis serta berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Walikota Sabang menegaskan jabatan keuchik merupakan amanah besar yang tidak hanya lahir dari proses demokrasi, tetapi juga bentuk kepercayaan masyarakat. Karena itu, para keuchik dituntut untuk menjaga integritas, menjunjung tinggi disiplin, serta menunjukkan komitmen kuat sebagai pelayan masyarakat.

“Jabatan keuchik adalah jabatan amanah. Saudara tidak hanya dipilih melalui proses demokrasi, tetapi juga dipercaya untuk menjadi pelayan masyarakat, pemimpin yang adil, serta pengayom seluruh warga gampong tanpa terkecuali,” ujar Zulkifli, di Aula Pulau Weh, Kantor Walikota Sabang, Rabu 14 Januari 2026.

Walikota juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para keuchik serta penjabat keuchik pada masa jabatan sebelumnya atas dedikasi dalam menjalankan roda pemerintahan gampong. Termasuk menjaga stabilitas selama masa transisi hingga pelantikan dapat terlaksana.

Apresiasi serupa turut disampaikan kepada seluruh masyarakat dan pihak terkait yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pelaksanaan pemilihan keuchik di Kota Sabang.

Walikota menegaskan pascapemilihan tidak boleh lagi terdapat sekat-sekat perbedaan di tengah masyarakat. Para keuchik diminta merangkul seluruh elemen masyarakat serta membangun komunikasi dan koordinasi yang harmonis dengan perangkat gampong, imum mukim, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh lapisan masyarakat.

Semuanya harus menyadari tantangan ke depan tidaklah mudah. Banyak agenda strategis pemerintah pusat yang harus disukseskan bersama. di antaranya pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih, upaya pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat gampong, serta dukungan terhadap pencapaian target RPJMD Kota Sabang tahun 2025–2030.

Baca Juga  Gandeng Obvitnas, Ditpamobvit Salurkan Ratusan Paket Sembako

Lebih lanjut, Walikota Sabang secara terbuka menyampaikan dana desa atau dana gampong untuk Kota Sabang pada 2026 mengalami penurunan yang cukup signifikan, yakni sekitar 59 persen. Kondisi ini menjadi tantangan awal bagi para keuchik dalam mengelola pemerintahan gampong pada masa jabatan yang baru.

“Menghadapi penurunan dana gampong yang cukup signifikan, saya berharap para keuchik dapat menyusun APBG dengan skala prioritas yang ketat, fokus pada kebutuhan dasar masyarakat, serta menghindari kegiatan seremonial dan belanja yang tidak mendesak,” tegasnya.[ril | red M Munthe]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *