halaman7.com – Aceh Tamiang: Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka melihat kehidupan warga di Huntara Gampong Bundar, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, Jumat 30 Januari 2026.
Huntara Gampong Bundar ini merupakan tempat tinggal transisi sebelum warga menempati hunian tetap (huntap) yang juga disediakan pemerintah pusat.
Tempat tinggal sementara ini mampu mengakomodasi lebih dari 300 warga dengan dilengkapi beberapa fasilitas. Seperti kamar mandi komunal terpisah antara laki-laki dan perempuan, dapur, area cuci dan jemur, musala serta area aktivitas komunal. Huntara yang terdiri dari 7 blok itu berdiri di area seluas 5.427 m2.
Sebelumnya Wapres dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto meninjau perkembangan pembangunan huntara modular Tamiang 2 tak jauh dari lokasi huntara Gampong Bundar. Huntara ini berlokasi di gampong yang sama, tepatnya bersebelahan dengan SMP Negeri 11 Karang Baru.
Selama kunjungan kerja Wapres, Kepala BNPB Suharyanto mendampingi rombongan untuk meninjau pembersihan fasilitas pendidikan, SMP Negeri 1 Karang Baru. Tampak sejumlah ruang kelas sudah dapat digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar.
Pada akhir kunjungan di Aceh Tamiang, Wapres bersama Kepala BNPB mengecek kondisi Huntara yang terletak di kawasan Kebun Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru. Kompleks huntara yang dibangun melalui donasi Danantara telah selesai dengan total 600 unit.
Data BNPB per 26 Januari 2026 lalu, tercatat total rumah rusak di Aceh Tamiang mencapai 37.888 unit, dengan rincian rumah rusak berat 13.348 unit, rusak sedang 9.366 dan rusak ringan 15.174 unit.
Sementara itu, dari total huntara yang akan dibangun di Aceh Taming, sebanyak 1.627 unit akan dibangun oleh BNPB. Di samping huntara, skema bantuan hunian bagi keluarga yang rumahnya rusak berat diberikan bantuan dana tunggu hunian atau DTH. Bantuan dengan skema ini disalurkan BNPB kepada para keluarga untuk masa waktu tiga bulan.[ril | Antoedy]

















