Gubernur dan 4 Kepala Daerah Dijadwalkan Hadiri Pelantikan Pengurus KNA 2025-2030

Pelantikan dilakukan 7 Februari 2026, Malam

Marah Halim

halaman7.com – Banda Aceh: Gubernur Aceh, Muzakir Manaf bersama empat kepala daerah, bupati Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh besar dan Walikota Banda Aceh, dijadwalkan hadir dalam pelantikan Kepengurusan Keluarga Negeri Antara (KNA), priode 2025-2026 di Hotel The Pade, Aceh Besar, Sabtu 7 Februari 2026, malam.

KNA merupakan paguyuban masyarakat Gayo, khususnya Aceh Tengah dan Bener Meriah yang berada di perantauan, terutama  di Kota Banda Aceh dan Besar. Untuk priode 2025-2030 ini, KNA dipimpin Sofyan Griantara sebagai Ketua Umum (Ketum), dan Sahdansyah Putra Jaya sebagai Sekretaris Umum (Sekum).

Ketua panitia pelantikan KNA, Marah Halim mengatakan, sejuah ini, persiapan pelantikan sudah berjalan 90 persen. Saat ini, masuk finishing, hal-hal yang harius dibenahi sebelum saat pelantikan nantinya.

“Untuk  gubernur dan 4 kepala daerah, kita sudah melakukan komunikasi. Semoga mereka bisa menghadiri acara nantinya,” ujar Marah Halim, Rabu 4 Fabruari 2026.

Dikatakan, dalam pelantikan ini nantinya dikemas dalam nuansa Gayo yang kental. Seperti diantaranya, para pengurus yang dilantik akan mengenakan Jembolang, penutup kepala khas Gayo tempo dulu yang kini masih kerab digunakan masyarakat dalam acara kebesaran.

Disamping itu akan ada penyambutan Gubernur Aceh dengan menggunakan tari guel yang nantinya gubernur akan diselimuti dengan opoh ulen-ulen, kain khas tradisional Gayo untuk menyambut tamu-tamu penting dan terhormat.

Selain itu akan ada penampilan Didong dan penampilan lagu-lagu Gayo yang dibawakan, Onot Kemara (Okem). Okem merupakan ceh didong Kemara Bujang asal Kampung Kung, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah.

Ketum KNA, Sofyan Griantara mengatakan, pelantikan dan pengukuhan kepengurusan KNA ini merupakan momen krusial yang dinilai penting dalam kepasitas dan keberadaan sebuah organisasi dimanakpun berada.

Baca Juga  Mualem Depak Alhudri dari Plt Sekda Aceh

Meskipun sempat molor, sejak terpilihnya pengurus baru pada Musda Desember 2025 lalu, karena kondisi Aceh lagi tidak sehat, karena bencana melanda 18 kabupaten/kota, termasuk Aceh Tengah dan Bener Meriah.

“Pada awal terbentuk kepengurusan baru, kita lebih memilih fokus membantu saudara-saudara kita di Gayo, dengan membuka Posko ‘KNA Peduli Tanoh Tembuni’ dan Alhamdulilah, semua bantuan itu telah kita salurkan dalam empat tahap,” ujar Sofyan.[andinova | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *