Pascabanjir Bandang, 10 KK Mengungsi di SDN 3 Kebayakan

halaman7.com – Takengon: Pascabanjir bandang yang mendera tiga kampung di Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, 10 kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 33 jiwa terpaksa mengungsi di SDN 3 Kebayakan.

Sedangkan 15 KK atau 56 jiwa mengungsi ke rumah keluarga yang ada disekitar lokasi. Sementara itu, akibat banjir bandang ini tercatat 5 orang mengalami luka berat.

Demikian data BPBD Kabupaten Aceh Tengah yang diperoleh halaman7.com, Kamis 14 Mei 2020.

Dari data yang dikeluarkan BPBD Aceh Tengah tersebut terungkap ada tiga titik lokasi bencana, yakni  Kampung Paya Tumpi Baru dan Paya Tumpi Induk, Kecamatan Kebayakan.

Kemudian Kampung Daling Kecamatan Bebesen. Sisini jalan Desa terimbun material lumpur,  tidak terdampak pada permukiman warga.

Sedangkan daerah yang terdampak akibat bencana itu yakni Kampung (Kp) Paya Tumpi I, Kp Pinangan, Kp Gunung Balohen. Semuanya berada di Kecamatan Kebayakan.

Menyangkut 5 orang yang mengalami cidera luka akibat bencana di “negeri di atas awan” tersebut yakni Al-Furqan Fahrezi (2 tahun) warga Kp Paya Tumpi Baru, Nurul Adiya (21 tahun), mahasiswa yang beralamat Kp Paya Tumpi Induk.

Selain itu, Tuniati (60 tahun) seorang IRT, warga Kp Paya Tumpi Baru, Wiwin (18 tahun) seorang pelajar yang beralamat di Kp Paya Tumpi Baru serta seorang IRT, Uti (40 tahun) yang juga warga Kp Paya Tumpi Baru. Saat ini para korban dirawat di RSUD Datu Beru Takengon.

Sementara itu, rumah yang mengalami rusak berat tercatat 31 Unit (10 Unit di Kp Paya Tumpi Baru, 21 Unit lainnya di Kecamatan Kebayakan. Rusak yang rusak sedang ada 26 Unit (19 Unit di Kp Paya Tumpi Baru, 7 Unit di Kp Paya Tumpi Induk)

Selain itu ada 3 unit mobil rusak berat dan Sepeda Motor tercatat 1 unit. Banjir bandang ini juga terdampak pada kebun kopi dan palawija, hanya saja belum terinventarisir berapa luasnya.

Kondisi Terkini
Saat ini, hujan sudah berhenti serta material lumpur sudah dibersihkan dibeberapa akses jalan umum. Jalan Takengon-Bireuen sudah dibuka dan normal. Jalan perkampungan di Kp Daling Kecamatan Bebesen yang tertimbun material lumpur, masih bisa dilalui Kendaraan baik roda dua maupun empat.

BPBD juga telah didirikan posko bersama, tempat pengungsian dan dapur umum oleh Tagana Dinas Sosial Aceh Tengah di lokasi SDN 3 Kebayakan Kp Paya Tumpi Induk.

Bantuan tanggap darurat Dinas Sosial Aceh Tengah telah disalurkan dan alat berat telah di standby kan dilokasi. Proses evakuasi dan pembersihan material banjir bandang mulai dilakukan pihak BPBD Aceh Tengah, dibantu Personel TNI/Polri.

Hingga saat ini, sejumlah personel bersiaga di lokasi kejadian. Terdiri dari, personel TNI/Polri, BPBD, tenaga medis dan Tagana.[andinova | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *