Aceh Ingin Jadi “Kiblat” Islamic Fashion Nusantara

halaman7.com – Banda Aceh: Ketua Dekranasda Aceh Diyah Erti Idawati mengungkapkan, kiranya Aceh bisa menjadi “kiblat” Islamic Fashion di Nusantara ini.

Teaser Show ini menjadi bagian awal untuk melihat bagaimana karya-karya anak Aceh dalam rancang busana. Nantinya secara keseluruhan bisa dilihat di Islamic Fashion Festival yang akan diselenggarakan pada April mendatang.

“Islami fashion menjadi kiblat dari Indonesia untuk dunia,” Diyah saat membuka teaser show go Islamic Fashion Festival 2020 di salah satu hotel berbintang di Banda Aceh, Sabtu 7 Maret 2020.

Islamic Fashion Festival ini nantinya, diharapkan bisa mendukung aceh sebagai destinasi wisata halal di Indonesia. Hal itu makin memperkuat even wisata yang sudah ada di Aceh, seperti wisata kuliner, festival ramadhan

“Tentu ini semakin menambah khazanah keunikan Aceh di kancah nasional,” ujar Diyah.

Dikatakan, sebagai masyarakat Aceh, patut berbangga, karena satu-satunya daerah yang menjalankan syariah di Indonesia. Dalam trand fashionpun ke unikan dan nuansa islami sangat kental dirasakan.

Saat ini, lanjut Diyah, kalangan ibu-ibu di Aceh menjadi perhatian di even-even nasional, terutama dalam hal penggunaan pakaian atau fashion dengan modifikasi berbagai ragam etnik yang ada di Aceh.

Fashion etnik di Aceh ini, oleh banyak kalangan dikatakan mirip Turki dan Brasil. Tentunya ini patut dibanggakan dan diharapkan bisa terus digali berbagai nuansa etnik tersebut.

Ketua Dekranasda Aceh Diyah Erti Idawati didampingi Kabid Budpar Aceh memberikan pers usai teaser show
Ketua Dekranasda Aceh Diyah Erti Idawati didampingi Kabid Budpar Aceh memberikan keterangan pers usai teaser show. (halaman7-iranda)

“Saat ini banyak istri pejabat di Aceh yang gunakan islami fashion dan itu menjadi perhatian dari dari daerah lain di Indonesia,” ujar Diyah sambil mengatakan hal ini harus bisa dipertahankan karena kita bangga dengan khazanah budaya Aceh yang memang unik.

Dalam teaser show yang diselanggaralan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) ini menghadirkan sejumlah desainer ternama dari Aceh diantaranya, Welling Mayasari, Cut Putri, Wardahtul Tifa (Pijay) dan Muhammad Kasih Selian (Aceh Tenggara) dan sejumlah desainer ternama lainnya.

Dalam Teaser Show ini, rata-rata desainer hanya menampilkan 2-3 hasil rancangannya. Nantinya, saat Islamic Fashion Festival pada April mendatang para desainer ini akan menghadirkan rancangan terbaru mereka.[red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *