Vaksin, Idul Adha dan Pulang Kampung

Pembaca halaman7.com yang berbahagia.

DI hari yang berbahagia ini, izinkan kami redaksi dan senegap jajaran mengucapkan selama Hari Raya Idul Adha 1442 H. Maaf lahir dan Bathin. Semoga dengan semangat hari raya kurban ini, semakin memperkokoh iman dan taqwa kita, untuk tetap istiqamah di jalan NYA.

Hari Raya Idul Adha 1442 H ini, adalah tahun kedua kita merayakannya dalam suasana Pandemi Covid-19. Dengan segala keterbatasan ruang gerak, kita bisa menjalankan ibadah dengan baik. Istimewanya kita bisa melanjutkan silaturrahmi langsung yang sempat terputus pada saat Hari Raya Idulfitri 1442 H dua bulan lalu.

Di hari raya Idul Adha ini, banyak warga yang bisa memanfaatkannya untuk pulang kampung, khususnya di Aceh. Meskipun waktunya sangat terbatas. Menjalin silaturrahmi dengan sanak keluarga yang sebelumnya sempat tertunda pada Idulfitri.

Disisi lain, kepatuhan dan antusias warga Aceh untuk menjalani imbauan pemerintah guna melakukan vaksin Covid-19 jelang Idul Adha lalu patut kita beri apresiasi bersama. Masyarakat Aceh yang sebelumnya ogah-ogahan melakukan vaksin, kini berbodong-bondong ke setiap tempat lokasi vaksin.

Mereka rela antri berlama-lama untuk menunggu giliran vaksin tersebut. Maka tak heran, di setiap lokasi vaksin, bisa ratusan orang setiap harinya yang ikut. Warga sangat sadar, vaksin itu adalah tiket meraih sehat dan juga tiket untuk bisa pulang kampung.

Dengan mengantongi tiket berupa sertifikat vaksin, maka warga pada hari raya Idul Adha ini bisa berbondong-bondong pulang kampung. Maka tak heran, jika suasana Banda Aceh, Ibu kota Provinsi Aceh ini mulai sedikit lengang dua hari jelang Idul Adha.

Tiket mudik, kali ini sedikit berbeda dengan tahun-tahu sebelumnya. Bila sebelumnya tiket mudik itu, hanya berlaku bagi warga yang menggunakan bus angkutan umum, namun kali ini semua warga berhak mendapatkan dan mengantongi tiket mudik tersebut.

Dengan bekal sertifikat vaksin, warga bisa leluasa jalan kemanapun selama lebaran Idul Adha ini. Tidak terhalang lagi ada penyekatan. Jikapun ada, sertifikat sakti ini telah membuka jalan, penyekatan untuk tetap bisa melanjutkan perjalanan.

Begitulah suasana lebaran Idul Adha tahun ini. Antusias warga yang tinggi di vaksin, memiliki makna tersendiri di hati setiap warga. Karena lewat vaksin itulah, silaturrahmi yang terputus bisa terjalin kembali dengan hangat di kampung halaman.

Selamat berlebaran Idul Adha. Jangan kondisi dan kesehatan. Semoga dengan vaksin dan pulang kampung untuk bersilaturrahmi bisa menjadi spirit bersama dalam menghalau Covid-19 cepat berakhir di negeri ini. Semoga.[h7]

Facebook Comments
(Visited 55 times, 1 visits today)
177 views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *