Kakan Kemenag Bener Meriah: Cantik dan Ganteng akan Luntur…

halaman7.com Bener Meriah: Kepala Kantor Kementerian Agama Bener Meriah Drs H Hamdan MA mengungkapkan, pernikahan itu layaknya berlayar dengan kapal di laut lepas. Ada ombak-ombak kecil, ombak besar yang menghantam perahu.Bahkan kadang dihantam oleh badai, sehinggal kapal ini goyang.

“Akan tetapi, jika nahkoda dan awak kapalnya bersinerji, kompak menjalankan tugas masing-masing. Maka sampailah kapal itu di pelabuhan atau dermaga,” ujar Hamdan, Jumat, 6 Agustus 2021.

Begitulah Hamdan menjelaskan, perumpamaan permasalahan dalam rumah tangga. Begitu juga dengan pernikahan. Dia akan kokoh menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah.

Ilustrasi yang diberikan Hamdan tersebut, juga disampaian di hadapan 50 calon pengantin. Saat Kakan Kemenag Bener Meriah tersebut, menjadi narasumber pada kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Angkatan X di aula kantor setempat, Selasa 3 Agsutus 2021, lalu.

Hamdam mengajak peserta bimbingan pra nikah untun membangun pondasi rumah tangga dengan kokoh, yaitu dengan agama. Bukan dengan cantik, ganteng atau kaya. Karena semua itu akan luntur. Bangunlah kehidupan rumah tangga yang berlandaskan iman dan taqwa.

5 Syarat Rumah Tangga Sukses

Lebih lanjut Hamdan menyampaikan lima hal yang membuat rumah tangga sukses:

Pertama, rencanakan pernikahan dengan baik. Dengan mampu mengaji dan mampu menjadi imam shalat.

“Orang yang selalu shalat dan mengaji, Allah SWT akan bukakan pintu rezekinya,” ujar Hamdan.

Kedua, bangun komunikasi dalam rumah tangga. Salah satu penyebab cerai adalah kurangnya komunikasi antar istri dan suami.

Ketiga, rawat dan perkokoh pernikahan. Menjadi suami istri akan banyak cobaan, maka rumah tangga harus dirawat dan dijaga.

Keempat, pandai-pandailah mengolah rasa. Cinta itu rasa. Jika kita tidak pandai mengolah rasa pernikahan akan hancur. Nikah karena keinginan sendiri, bukan keinginan orang lain, dan harus memiliki rasa tanggung jawab.

Kelima, ciptakan suasana bahagia. Suami istri harus terus menciptakan suasana bahagia.

“Hari ini banyak perceraian karena tidak dapat menciptakan kebahagiaan,” ungkap Hamdan yang pernah menjabat Kakan Kemenag Aceh Tengah ini.[ril | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *