Aceh, News  

Sertifikasi Pengawas Operasional Pertambangan

halaman7.com – Banda Aceh: Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Energi Mandiri melakukan pembekalan dan Uji Kompetensi tenaga pengawas operasional pertambangan. Kegiatan ini dilakukan pada, Jumat-Sabtu 26 – 27 Nopember 2021 di Banda Aceh.

Ini perlu dilakukan agar pekerja maupun pemilik tambang (IUP) tersertifikasi kompetensinya.

Direktur LSP Energi Mandiri, Rinto Andrianto mengatakan, tenaga pertambangan yang ada di Aceh ini menjadi tenaga pertambangan yang berkompeten yang sesuai dengan aturan yang di tetapkan pemerintah.

Ketua panitia sekaligus asesor Aceh, Faisal TC, mengatakan sesuai dengan Permen ESDM no 26/2018 dan Kepmen 1827K 2018, Kepala Teknik Tambang (KTT) dalam menjalankan tugas dan operasional di bidang K3 dibantu para petugas. Yaitu para pengawas, yang nantinya para pengawas tersebut akan bertanggung jawab kepada KTT.

Lanjutnya, dalam Permen ESDM no 43/2016 tentang penetapan dan pemberlakuan standar kompetensi kerja khusus pengawas operasional dibidang pertambangan mineral dan batubara. Menjadi pelaksanaan sertifikasi kompetensi kerja serta pembinaan dan pengawasan terhadap penerapan Standar Kompetensi Kerja khusus (SKKK) pengawas operasional KTT pemilik IUP.

“Untuk dapat diangkat sebagai pengawas operasional tingkat pertama. Seseorang harus memiliki sertifikat kompetensi yang diperoleh melalui uji kompetensi,” imbuh Faisal.

Dengan adanya Uji Kompetensi KTT ini sudah mengerti fungsinya tuntuk membantu masyarakat. Pemilik IUP mengetahui hak hak dan kewajibannya sebagai pemilik. Jika nanti ada oknum-oknum negara yang membekup kegiatan ileggal mining merekalah separatis negara sebenarnya.

Seorang Pengawas Operasional Pertama (POP) diwajibkan untuk mengetahui dan bertanggung jawab. Serta memiliki keterampilan yang memadai untuk menjalankan sebagai pengawas pertama pertambangan.[ril |Antoedy]

Baca Juga  Aceh Jaya akan Lakukan Peremajaan Kelapa Sawit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.