Sentuhan TNI Membangun Desa Miskin di Langsa

Dandim Aceh Timur: Ada 6 Sasaran Utama

Pj Walikota Langsa serahkan alat kerja saat pembukaan TMMD ke 117 di Langsa.[dok humas Pemko]

Catatan: Eddyanto SST

MEMASUKI desa ini (Sukajadi Kebun Ireng-red), Kota Langsa akan terlihat hamparan perkebunan sawit yang luas membentang di sisi kiri dan kanan jalan yang telah beraspal hitam.

Kebun-kebun tersebut adalah milik PTPN 1 Aceh (Kebun Lama). Warga di sini sebagian besar hanya sebagai pekerja kasar di  perusahaan perkebunan plat merah milik pemerintah tersebut.

Berdasarkan data Indeks Desa Membangun 2023, jumlah penduduk desa ini total 896 jiwa atau 268 Kepala Keluarga. Adapun rinciannya, jumlah penduduk laki laki 458 jiwa dan wanita 438 jiwa. Sementara jumlah keluarga miskin di desa ini sebanyak 149 KK atau lebih dari 50 persen dari total Kepala Keluarga dalam status keluarga miskin.

Luar biasanya di desa ini, jumlah penduduk usia produktif (15-39 tahun) sebanyak 377 jiwa. Usia produktif ini merupakan modal besar bagi pembangunan di desa wilayah Pemko Langsa tersebut.

Sementara berdasar data Indeks Desa Membangun (IDM), juga tergolong miskin sumbr daya manusia (SDM). Dimana dari IDM diketahui, jumlah penduduk berdasarkan pekerjaan, tidak ada sama sekali yang berprofesi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan hanya seorang yang berprofesi Polri. Desa ini tanpa seorangpun dokter dan hanya ada seorang bidan desa, itupun berstatus swasta atau honorer.

Hanya tercatat 15 orang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), pegawai swasta 22 orang, wiraswasta/pedagang 22 orang. Lainnya, penduduk Sukajadi Kebun Ireng ini menggantungkan nafkah hidupnya sebagai  petani sebanyak 150 jiwa dan pekerja pabrik 58 orang.

Serbuan TMMD TNI-AD

Pada 12 Juli 2023 lalu, Pj  Walikota Langsa, Ir Said Mahdum Majid membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 117 2023 di Lapangan Bola desa ini.

Baca Juga  Polresta Sebar Foto Indentitas DPO Pembobol ATM

Said Mahdum mengatakan Pemko Langsa sangat mengapresiasi “Serbuan TMMD TNI-AD” ini. Dalam upaya mempercepat pembangunan daerah serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat. TMMD ini merupakan program lintas sektoral yang melibatkan TNI khususnya Kodim Aceh Timur dan Pemerintah Kota Langsa serta menggandeng partisipasi aktif masyarakat dalam membangun desanya.

Mudah-mudahan program ini berhasil dan berdaya guna mencapai sasaran yang  diinginkan dalam jangka waktu lebih kurang satu bulan pelaksanaannya hingga 10 Agustus 2023 mendatang. Dengan prioritas pembangunan fisik dan non fisik dengan mengusung jargon atau  tema “Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI Rakyat Semakin Kuat“.

Lanjut Pj Walikota, dengan sinergis antara TNI dan warga ini, daerah ini semakin kuat dan juga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) semakin kuat dan  terjaga.

Terimakasih kepada jajaran TNI, mulai dari Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Dudung Abdurachman, Pangdam IM, Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya, Danrem Lilawangsa, Kolonel Kav Kapti Hertantyawan dan Dandim  Aceh Timur, Letkol Inf Tri Purwanto SIP yang telah menjadikan Desa Sukajadi Kebun Ireng ini sebagai lokasi sasaran serbuan pembangunan TMMD.

Dandim Aceh Timur, Letkol Inf Tri Purwanto mengatakan, salah satu yang terpenting menjadi sasaran TMMD ini, membentuk wawasan kebangsaan bagi generasi muda.

“Ini sangat penting, guna membentuk generasi muda yang tangguh sebagai calon-calon pemimpin pemimpin bangsa dimasa depan dan penerus sekaligus pelaku pembangunan,” sebutnya.

Disamping itu mengingatkan warga dengan pengetahuan tentang bahaya, dampak dan resiko Narkoba. Materi tentang pembangunan pertanian guna peningkatan income masyarakat dan materi Keluarga Berencana (KB Kesehatan) dan penanganan serta pencegahan stunting, juga bagian dari target TMMD ini.

Kepala Desa Sukajadi Kebun Ireng, Edi Putra AMa dengan wajah dan senyum sumringah mengatakan sangat bersyukur hadirnya TMMD di desa yang dipimpinnya tersebut.

Baca Juga  Wacana Perpanjang Masa Jabatan Presiden Ditolak

Ini berkah dan kehormatan. Dimana TNI khususnya Kodim Aceh Timur hadir dalam membangun Desa Sukajadi Kebun Ireng ini. Dengan komitmen ikut mengatasi kesulitan rakyat atau masyarakat.

“Semoga Allah SWT meridhai perjuangan bapak-bapak TNI ini bersamà warga,” ucap Edi Putra.

Satgas TMMD dibantu warga saat berjibaku dalam pembangunan sasaran fisik jalan baru.[FOTO: ht – Antoedy]
Bangun Jalan  & Jembatan

Pasca dibuka, Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke 117 terus memacu sasaran fisik pembangunan jembatan penghubung di Dusun Merak Makmur.

Terlihat di lokasi anggota Satgas TMMD dibantu warga sekitar penuh semangat dan heroik berjibaku mengerjalan proyek fisik jembatan dan jalan. Bahan bahan dan meterial pendukung bangunan serta sejumlah alat berat tampak di lokasi kedua sasaran fisik jalan dan jembatan ini.

Perwira Kordinator Umum Kegiatan yang juga Pasi Ter Kodim Aceh Timur, Kapten Inf Syahrial di lokasi mengatakan pengerjaan jembatan ukuran 5 X 5 Meter tersebut hampir rampung sejak di kebut dari 12 Juli 2023.

Demikian juga halnya pembukaan jalan sepanjang 1.245 x 4 meter di Dusun Merak Sukajadi. Pembangunan akses jalan penghubung antara Desa Sukajadi Kebon Ireng dengan Desa Alue Buluh Kecamatan Birem Bayeun sangat penting bagi masyarakat setempat.

Pasalnya jalan tersebut menjadi akses warga dalam membawa hasil perkebunan dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian warga setempat dan sekitarnya.

Meski cuaca akhir-akhir ini tidak mendukung, namun pekerjaan terus berlanjut dan tidak menyurutkan mental dan semangat para prajurit Satgas TMMD. Mereka bahu membahu bersama masyarakat demi  menyukseskan program TMMD ini dan mewujudkan kesejahteraan warga Kebun Ireng.

“Karena kehadiran jalan dan jembatan ini dambaan mereka,” sebut  Pasi Ter, Kapten Inf Syahrial .

Kegiatan TMMD Kodim Aceh Timur telah merencanakan pembangunan fisik dan non fisik. Untuk sasaran fisik yaitu, penimbunan jalan sepanjang 1.245 x 4 meter, penimbunan jalan sepanjang 600 x 5 meter, Pembangunan 1 jembatan 5 x 5 meter,  pembangunan  1 pelat beton, pembangunan 5 gorong-gorong, pembangunan 1 sarana Mandi Cuci Kakus (MCK) serta pembangunan sarana olah raga berupa lapangan bola voli.

Baca Juga  JMSI Bedah RUU Penyiaran Bertentangan UU Pers

Untuk kegiatan non fisik ada penyuluhan kesehatan (KB Kes), sosialisasi pertanian, sosialisasi bahaya narkoba serta serbuan teritorial berupa bantuan perlengkapan sekolah dan juga bantuan untuk para keluarga (induk semang) yang rumahnya dijadikan tempat menginap para anggota Satgas TMMD selama melaksanakan misi mulia dari TNI-AD ini. Semoga !

[Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Karya Jurnaliştik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reg ke 117 2023]

Redaktur halaman7.com

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *