Syarifah Munirah Ungkap Alasan Maju di Muscab PPP Banda Aceh

Berbekal Dukungan PAC dan Banom

Syarifah Munirah

halaman7.com – Banda Aceh: Syarifah Munirah akhirnya buka suara terkait keputusannya maju sebagai calon Ketua DPC PPP Banda Aceh dalam Musyawarah Cabang (Muscab) beberapa waktu lalu. Ia menegaskan, pencalonan tersebut bukanlah ambisi pribadi, melainkan respons atas dorongan kuat dari struktur partai di tingkat bawah hingga badan otonom.

Syarifah mengaku awalnya tidak memiliki rencana untuk ikut dalam kontestasi. Ia lebih memilih fokus menjalankan tugasnya di DPR serta perannya di kepengurusan DPW PPP Aceh. Namun, dinamika menjelang Muscab berubah ketika sejumlah pengurus Partai Anak Cabang (PAC) mendatanginya secara langsung.

“Ada tujuh PAC yang datang meminta saya untuk bersedia maju. Mereka ingin saya menjadi salah satu calon yang mereka usulkan dalam Muscab,” ujarnya, Rabu 6 Mei 2026.

Dalam mekanisme Muscab PPP, kata Syarifah, peserta tidak langsung memilih ketua, melainkan menetapkan formatur. Di Banda Aceh sendiri terdapat sembilan PAC sebagai peserta, ditambah unsur DPC serta perwakilan badan otonom (banom) yang secara kolektif memiliki suara.

Dukungan yang datang tidak hanya dari PAC. Empat banom PPP juga turut memberikan sinyal dukungan melalui perwakilan mereka. Bahkan, unsur DPC disebut ikut memperkuat dorongan tersebut.

“Mereka meyakinkan saya bahwa ini bukan kerja sendiri. Mereka siap membantu jika saya diberi amanah. Itu yang membuat saya mulai mempertimbangkan,” katanya.

Meski demikian, keputusan tersebut tidak diambil secara tergesa-gesa. Syarifah memilih berdiskusi terlebih dahulu dengan keluarga sebelum akhirnya menyatakan kesediaannya.

“Setelah saya pikirkan dan berdiskusi dengan keluarga, saya sampaikan, jika memang dipercaya, saya siap mencoba menjalankan amanah ini,” ucapnya.

Ia juga menegaskan, seluruh proses yang dijalani dilakukan tanpa publikasi berlebihan. Bahkan, hanya segelintir orang yang mengetahui langkah politiknya tersebut.

Baca Juga  Pengurus DPP PPP 2020-2025 Diumumkan, Dari Aceh Ada Illiza Sa’aduddin Djamal

“Saya bekerja dalam diam dan hening. Tidak banyak yang tahu, hanya beberapa orang saja,” ungkapnya.

Dalam Muscab X PPP Banda Aceh, akhirnya terpilih tiga formatur yang terdiri dari satu perwakilan DPC dan dua perwakilan PAC. Kepada ketiga formatur tersebut, telah dititipkan rekomendasi agar Syarifah Munirah dipertimbangkan sebagai Ketua DPC PPP Banda Aceh.

Rekomendasi itu juga telah diteruskan ke DPP melalui Ketua DPW PPP Aceh, serta akan menjadi bahan pertimbangan bagi formatur dari unsur DPW.

Syarifah menegaskan, dirinya tetap menghormati mekanisme partai yang berjalan sesuai aturan. Ia memastikan tidak ada intervensi dalam proses penentuan ketua.

“Saya sudah meminta doa restu dari pimpinan di tingkat provinsi. Pesannya jelas, ikuti saja mekanisme sesuai AD/ART. Siapa pun yang dipilih formatur, itu yang harus kita hormati,” katanya.

Menurutnya, proses yang berlangsung saat ini mencerminkan komitmen partai dalam menjaga prinsip keadilan dan demokrasi internal.

“Bismillah, saya hanya berproses. Jika dipercaya, itu amanah. Jika tidak, saya tetap akan mendukung siapa pun yang terpilih,” pungkasnya.[ril | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *