halaman7.com – Sabang: Masyarakat pesisir Gampong Iboih, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang menggelar tradisi adat Khanduri Laot yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Kegiatan itu dihadiri Kapolres Sabang, AKBP Sukoco, bersama unsur Forkopimda, tokoh adat, dan masyarakat nelayan, Rabu 6 Mei 2026.
Khanduri Laot merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Aceh sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas hasil laut. Sekaligus memohon keselamatan bagi para nelayan dalam menjalankan aktivitas melaut.
Kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama, kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemberian doa restu serta penyucian alat tangkap ikan dan kapal-kapal nelayan. Prosesi ini menjadi simbol harapan agar para nelayan selalu diberikan keselamatan, kelancaran rezeki, serta terhindar dari segala bahaya di laut.
Kapolres Sabang, AKBP Sukoco menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan adat tersebut sebagai bagian dari kearifan lokal masyarakat pesisir.
“Kegiatan Khanduri Laot ini bukan hanya sebagai bentuk rasa syukur, tetapi juga memiliki nilai kebersamaan dan memperkuat silaturahmi antar masyarakat. Kami dari Polres Sabang sangat mendukung pelestarian tradisi seperti ini,” ujar Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres mengingatkan pentingnya keselamatan bagi para nelayan saat melaut.
“Kami mengimbau kepada seluruh nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan, memperhatikan kondisi cuaca, serta mematuhi aturan yang berlaku demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan Sabang,” tambahnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Kota Sabang, Andri Nourman AP MSi; Ketua MAA Kota Sabang, Tgk Sulaiman Daud SPdI, para Pejabat Utama (PJU) Polres Sabang, Camat Sukamakmue, Nurmansyah Putra SSTP; Kapolsek Sukakarya, Ipda Hairul Saleh Ritonga.
Keuchik Gampong Iboih, Bukhari serta unsur TNI dari Danpomad Sabang, Lettu Agus Wijaya; Danpomal Sabang, Lettu (L) Deddi Irawan, dan Danpomau Sabang, Lettu Andika Pratama, para Panglima Laot se Kota Sabang, perangkat gampong, serta kelompok nelayan Gampong Iboih.[ril | M Munthe]

















