halaman7.com – Aceh Timur: Rasa haru dan kebahagiaan menyelimuti masyarakat Desa Gajah Mentah, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur.
Sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ungkapan terima kasih atas perhatian dan kepedulian TNI Angkatan Darat, masyarakat menggelar acara Peusijuek (tepung tawar) pembangunan Jembatan Armco, Rabu 24 Juni 2026.
Acara yang berlangsung penuh khidmat dan kearifan budaya Aceh tersebut dihadiri tokoh masyarakat, tokoh adat, aparatur desa, serta warga setempat yang secara bersama-sama memberikan doa dan harapan agar pembangunan jembatan berjalan lancar, aman, serta membawa manfaat besar bagi masyarakat.
Peusijuek merupakan tradisi adat Aceh yang sarat makna, sebagai simbol doa keselamatan, keberkahan, dan rasa syukur. Melalui prosesi ini, masyarakat Desa Gajah Mentah menunjukkan betapa besar apresiasi mereka terhadap peran TNI AD yang telah hadir membantu mewujudkan pembangunan infrastruktur yang sangat dinantikan warga.
Pembangunan Jembatan Armco dinilai memiliki arti penting bagi kehidupan masyarakat karena akan memperlancar akses transportasi, meningkatkan mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.
Tokoh masyarakat setempat menyampaikan kehadiran TNI melalui Koramil Sungai Raya, Kodim Aceh Timur dan telah memberikan harapan baru bagi warga.
Bangun Jembatan Beton Penghubung Dua Desa
Sementara itu sebagai bentuk komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan terus diwujudkan melalui kerja nyata di lapangan.
Personel Koramil Birem Bayeun, Kodim Aceh Timur, terus melanjutkan pekerjaan pembangunan Jembatan Beton penghubung Desa Alue Canang dan Desa Bukit Tiga, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Rabu 24 Juni 2026.
Jembatan yang dibangun memiliki panjang 10 meter dan lebar 3 meter, melintasi sungai dengan lebar sekitar 7 meter. Kehadiran jembatan ini nantinya akan menjadi akses vital yang menghubungkan aktivitas masyarakat kedua desa, sekaligus memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Pada pelaksanaan pekerjaan hari ini, personel yang terlibat fokus melaksanakan perakitan struktur besi tulangan beton sebagai bagian penting dari konstruksi jembatan. Tahapan ini menjadi fondasi utama untuk memastikan kekuatan dan ketahanan bangunan dalam jangka panjang.[ril | Antoedy]

















