halaman7.com – Langsa: Memasuki hari kelima penyaluran Bantuan Hidup (Jadup), stimulan ekonomi, dan bantuan isi hunian bagi masyarakat terdampak bencana, Pemerintah Kota Langsa terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang humanis dan responsif.
Walikota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, meninjau proses penyaluran yang berlangsung di Kantor Pos Cabang Langsa, Rabu 24 Juni 2026.
Dalam kunjungan lapangan tersebut, Walikota didampingi Asisten I Pemerintah Kota Langsa, Al Azmi; Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial, Darma Putra; serta Kepala Bagian Prokopim Setdakot Langsa, Haris Gusnally.
Saat meninjau lokasi, Walikota langsung berbaur dengan warga dan mengamati secara saksama jalannya proses pelayanan.
Walikota mendapati antrean yang cukup panjang, termasuk sejumlah lanjut usia yang harus menunggu di bawah terik matahari. Tanpa menunggu lama, Walikota mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama Pimpinan PT Pos Indonesia Cabang Langsa, Inggrid Gita Yolanda, untuk segera menambah meja pelayanan guna mempercepat proses pencairan bantuan.
“Kita ingin masyarakat yang datang menerima bantuan merasa nyaman dan terlayani dengan baik. Jangan sampai warga yang sudah datang harus berdiri terlalu lama, apalagi dalam kondisi cuaca yang cukup panas. Pelayanan harus kita tingkatkan agar masyarakat bisa terlayani dengan cepat dan baik,” tegas Jeffry Sentana.
Tak berhenti di situ, Walikota juga menginstruksikan ajudannya untuk mendatangkan tambahan kursi dan kipas angin ke area pelayanan. Langkah ini diambil sebagai bentuk respons cepat terhadap kondisi di lapangan, sehingga masyarakat yang mengantre dapat menunggu dengan lebih nyaman.
Di sela-sela peninjauan, Walikota meluangkan waktu untuk berdialog langsung dengan warga. Ia mendengarkan berbagai aspirasi dan masukan terkait mekanisme pelayanan yang sedang berjalan.
Suasana akrab dan penuh kehangatan tampak saat sejumlah penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas perhatian serta kepedulian Pemerintah Kota Langsa terhadap kenyamanan mereka.
Menurut Walikota, setiap kritik dan saran dari masyarakat menjadi bahan evaluasi penting untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam pelaksanaan program bantuan bagi warga terdampak bencana.
“Pemerintah akan terus melakukan evaluasi agar pelayanan semakin baik. Yang terpenting, bantuan dapat diterima masyarakat dengan mudah, cepat, dan tentunya tetap nyaman,” ujarnya.[ril | Antoedy]

















