halaman7.com – Banda Aceh: World Gayonese Community/Diaspora Gayo Dunia kembali menggelar kegiatan bincang soal kerja di luar negeri.
“Bincang kali ini berbagi informasi, bagaimana kerja di Amerika Serikat; peluangnya, syarat-syarat yang harus dipenuhi, dan hal penting yang harus disiapkan,” kata Yusradi Usman al-Gayoni, Diaspora Indonesia-Inggris melalui pesan WhatsApp dari London, Kamis 17 September 2026.
Dilanjutkan Founder World Gayonese Community itu, bincang “Kerja di Amerika Serikat” akan diisi pekerja migran Indonesia (PMI) Gayo-Amerika Serikat asal Kabupaten Bener Meriah, Thamrin bin Abdul Latif (Ok Hot Chicken Philadelphia, Amerika Serikat).
Diharapkan bisa membantu informasi, membukakan jalan, sekaligus memberikan pilihan buat urang kite ni di tanoh tembuni dan perantauan, khususnya yang sedang kuliah dan baru tamat sekolah dan kuliah, kerja di luar negeri
”InsyaAllah digelar malam ini, pukul 20-21:00 WIB melalui Live Tiktok Yusradi Usman al-Gayoni. Juga, bisa diikuti melalui tautan https://vt.tiktok.com/ZS9SKWwWAhhdv-xnjak/,” ujarnya.
Bulan lalu, lanjutnya, World Gayonese Community juga menyelenggarakan kegiatan bincang kerja ke luar negeri: “Kerja di Australia” yang dinarasumberi Fikri Bratama, pekerja migran Indonesia asal Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, yang kerja sebagai Rigger di Westgold Mining, Australia.
”Sejak diinisiasi, pada 20 Maret 2024 lalu, World Gayonese Community sempat menggelar silaturahmi daring antardiaspora Gayo di luar negeri dan studi ke luar negeri: Turki, Mesir, Malaysia, Tiongkok/Cina, Australia, dan Inggris baik jalur mandiri maupun beasiswa.
“Sampai hari ini, Diaspora Gayo Dunia sudah mendata orang Gayo di 42 negara,” tutupnya.[ril | red 01]

















