Perwal Wajib Masker Diterbitkan, Pelanggar Terancam Diusir dari Banda Aceh

halaman7.com – Banda Aceh: Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh mengeluarkan peraturan walikota (Perwal) tentang wajib masker. Bagi warga luar Banda Aceh, yang melakukan pelanggaran terancam di usir untuk tinggalkan Banda Aceh.

Walikota Banda Aceh Aminullah Usman mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 24 tentang Penggunaan Masker dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19 tertanggal hari ini, Rabu 6 Mei 2020.

“Perwal-nya sudah saya teken hari ini. Berlaku efektif mulai hari Jumat 8 Mei 2020 yang akan diumumkan Forkopimda selaku Tim Siaga Covid-19 Banda Aceh kepada publik secara resmi untuk dilaksanakan,” katanya di pendopo, Rabu 6 Mei 2020.

Perwal dimaksud memuat delapan pasal termasuk soal sanksi bagi yang melanggar.  Sanksinya mulai dari peringatan tertulis yang disertai pencatatan identitas, tidak diberikan pelayanan pada fasilitas publik, hingga penarikan sementara identitas kependudukan bagi yang melakukan pelanggaran secara berulang.

Perwal tersebut bukan hanya berlaku wagi warga kota tapi juga pendatang atau warga dari luar kota. Untuk yang ber-KTP luar kota dan melakukan pelanggaran secara berulang, maka yang bersangkutan diharuskan keluar atau diusir dari Kota Banda Aceh.

Adapun masker yang digunakan meliputi masker N95, masker biasa atau masker bedah, dan masker kain. “Selain kewajiban menggunakan masker, warga juga diminta menjaga jarak (physical distancing) minimal 1,5 meter  dan menghindari kerumunan.

Menurut Aminullah, Perwal ini diterbitkan karena hingga saat ini masih banyak warga kota yang mengabaikan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19, terutama tidak mengenakan masker saat berada di luar rumah.

“Aturan ini demi keselamatan kita semua untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus Corona. Saya berharap masyarakat bisa mematuhinya. Kita akan kawal Perwal ini dengan melakukan patroli serta menindak warga yang membandel,” ujarnya.

Di samping itu, Pemko Banda Aceh juga akan terus melakukan pembinaan kepada masyarakat baik berupa sosialisasi maupun pembagian masker. Sosialisasi penggunaan masker terus masif dilakukan dengan melibatkan segenap elemen kota termasuk perangkat desa dan kader PKK di gampong-gampong.

Walikota kembali mengimbau seluruh masyarakat agar disiplin memakai masker untuk meminimalkan risiko penularan Covid-19.

“Saya harapkan dukungan masyarakat dan semua pihak demi Banda Aceh dapat cepat terbebas dari Covid-19,” katanya lagi.[SP | red 01]

Satu tanggapan untuk “Perwal Wajib Masker Diterbitkan, Pelanggar Terancam Diusir dari Banda Aceh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *