Razia Covid-19, Satpol PP dan WH Jaring Wanita Busana Seksi

halaman7.com – Aceh Tamiang: Tim Satgas Aceh Tamiang yang melakulan razia masker protokol kesehatan covid 19, menjaring para wanita berpakaian seksi atau tidak sesuai dengan syariat Islam.

Razia dilakukan di Jalan Medan-Banda Aceh. Tepatnya di Depan Masjid Syuhada, Kecamatan Karang Baru, Kamis 24 September 2020.

Razia masker dilakukan sebagai bentuk ketegasan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dalam implementasi Perbup No 30 Tahun 2020. Dalam penegasan tindak disiplin ini. Sebelumnya Pemkab sudah terlebih dahulu melakukan sosialisasi Perbup tersebut kepada masyarakat.

Kepala Satpol PP dan WH drh Asma’i mengatakan razia ini dilakukan untuk menertibkan masyarakat yang belum sadar akan pentingnya menggunakan masker ditengah pandemi Covid-19 ini.

warga yang tak pakai masker dikenakan sanksi push up. FOTO h7 – antoedy –

Berbusana tidak Sesuai Syariat

Selain razia masker, tampak para petugas juga merazia para pengendara yang tidak berbusana sesuai dengan Syari’at Islam dan diberikan sanksi yaitu membaca ayat Suci Al-Qur’an bagi yang berbusana tidak sesuai dengan Syari’at Islam.

Dikatakan kegiatan ini akan terus dilaksanakan. Baik di Kota Kabupaten maupun di Kecamatan. Guna menyadarkan masyarakat akan pentingnya menggunakan masker dan memakai pakaian yang sesuai dengan Syariat Islam.

“Razia ini akan terus kita laksanakan dan tentunya waktu dan tempat kita rahasiakan sampai masyarakat memiliki kesadaran menggunakan masker selama berada diluar rumah demi menjaga kesehatan kita semua,” ujar Asma’i.

Pihaknya sangat berharap agar masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan. Bukan karena adanya sanksi dari Pemerintah namun karena kesadaran sendiri.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang sangat berharap, kedepannya tidak ada lagi masyarakat yang terjaring dalam razia ini. Sehingga penyebaran Covid-19 di Aceh Tamiang khususnya dan Provinsi Aceh umumnya dapat segera berakhir.

Para petugas razia masker terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP dan WH Aceh Tamiang, BPBD Aceh Tamiang, serta Dinas Pehubungan Aceh Tamiang.[Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *