Pameran Kerajinan Tangan Etnik Minimalis Aceh Tamiang

halaman7.com Aceh Tamiang: Ketua Dekranasda Kabupaten Aceh Tamiang Rita Syntia membuka Pameran Kerajinan Tangan bertajuk “Etnik Gaya Minimalis Dalam Paradigma Kebiasaan Baru” Senin 2 Nopember 2020 di di Gedung Dekranasda Komplek Perkantoran Bupati Aceh Tamiang.

Selain kerajinan tangan daerah, makanan inovasi tradisional dan fashion show pun turut dihadirkan untuk menyemarakkan event ini.

Dalam sambutannya, Ketua Dekranasda, Rita menyampaikan kegiatan bertujuan untuk memperkenalkan barang-barang kreativitas pengrajin yang ada di Aceh Tamiang kepada masyarakat luas.

Dikatakan, dalam ajang bergengsi nasional, biasanya Dekranasda Kabupaten Aceh Tamiang ikut dalam pameran INACRAFT yang merupakan festival produk kerajinan. Namun karena situasi pandemilah yang menjadikan festival bergengsi ini batal digelar.

“Saya berharap kuliner Aceh Tamiang bisa ikut serta dalam Pameran INACRAFT sebagai kerajinan. Karena Permen-nya masih dibatasi sampai kriya. Sehingga kuliner belum bisa masuk dalam kategori kerajinan jadi hanya bisa masuk sebagai barang Dekranas saja,” terang Rita.

Fashion Show

Dalam even ini juga digelar fashion show yang melibatkan para ibu camat untuk berkompetisi. Memperagakan model pakaian khas Tamiang diiringi dengan menjelaskan motif serta corak yang digunakan.

Dari peragaan yang ditampilkan terjaring 3 pemenang. Juara pertama diraih Kecamatan Seruway, juara dua  Kecamatan Bendahara dan juara ketiga diraih Kecamatan Karang Baru.

Kerajinan Batok Kelapa

Even ini juga turut meluncurkan kerajinan Batok Kelapa yang bisa disulap menjadi kerajinan yang memiliki nilai jual yang sangat potensial. Dari kerajinan Batok Kelapa ini menghasilkan lampu hias yang bernilai ekonomis, tempat tisu dan bangku.

Ide dari pembuatan ini karena banyaknya sampah yang berada di Kabupaten Aceh Tamiang yaitu penumpukan batok kelapa. Timbullah ide untuk mendaur ulang batok kelapa menjadi bahan yang bisa digunakan dalam kehidupan sehari.

Pengrajin batok kelapa tersebut berada di Kampung Simpang Tiga Johar Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang.[Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *