Perlu Peran Aktif Demi Majukan ATRA

halaman7.com – Tangerang: Sekretaris Jenderal Aceh Tangerang Raya (ATRA) Nasrullah SE menyatakan, demi kemajuan organisasi ke depan, perlu peran aktif anggota dikedepankan.

Menurut Tarmizi Age, Kabid Hubungan Kelembagaan Informasi Komunikasi dan Multimedia ATRA, ajakan tersebut disampaikan Sekjen ATRA lewat pesan WA yang disambut baik para petinggi ATRA.  Diantaranya Ketua Umum, Wakil Ketua, Wakil Sekjen, dan Bendahara Umum serta para Koordinator Bidang (Koorbid) dan para Ketua Bidang (Kabid).

Nasrullah menekankan Ormas ATRA harus didukung peran aktif anggota dan penting mengedepankan sikap loyalitas, profesionalisme serta partisipasi yang luas untuk semua anggota.

Ketua Umum ATRA, Sayed Muhammad SE mengatakan semangat visi dan misi ATRA menjadikan warga Aceh dan keturunannya yang berdomisili di wilayah Tangerang Raya dapat bersilaturahmi sesama warga asal Aceh di perantauan.

“Intinya, keberadaan ATRA ini dapat bermanfaar bagi warga perantauan yang kini sedang hidup berdampingan di tengah warga pribumi Tangerang Raya,” ujar Tarmizi Age, Senin 1 Nopember 2021.

Kabid Organisasi dan Keanggotaan, Muttaqin SKom merincikan data mutakhir anggota ATRA saat ini lebih didominasi warga Aceh yang berkediaman di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), diikuti warga Aceh dari Kabupaten Tangerang dan owarga Aceh dari Kota Tangerang.

Harapannya semua warga Aceh yang berada di Tangerang Raya dapat berkomunikasi dengan ATRA dalam berbagai bidang keahliannya. Sehingga bisa ikut serta saling mendukung dalam bidangnya masing-masing.

Wakil Ketua II, Musni saat dihubungi Sekjen ATRA tadi siang, mengharapkan supaya anggota ATRA dapat melahirkan usaha dan bisnis yang berinovatif.  Saling bersinergi mendukung sesama warga Aceh yang merupakan anggota ATRA.

Diharapkan nantinya akan menciptakan market investment baru. Nantinya akan di mulai dengan pembentukan seperti Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan juga Koperasi ATRA dan lain-lain.

“Sehingga dapat tercipta bisnis yang lebih besar dan maju sesama warga ATRA di wilayah pulau Jawa yang terletak di ujung barat itu,” ungkap Musni.

“Maka dari itu. Dipersilakan seluruh anggota ATRA untuk menciptakan inovasi kreatif dan menjalin hubungan bisnis antara sesama. Sehingga simbiosis ekonomi akan terjadi sebagai titik kekuatan kemandirian warga ATRA di perantauan,” imbuh Heri Pranata, pria Aceh asal Nagan Raya.

Tarmizi Age mengatakan, warga Aceh di Ormas ATRA yang saat ini bersatu padu. Agar bisa saling bahu membahu memperluas jaringan usaha bisnisnya. Tumbuh kuat secara bersama-sama. Sehingga taraf kesetaraan kesejahteraan anggota ATRA tercapai.

Pria kelahiran Alue Sijuek, Peudada, Bireuen juga berpesan untuk memperkuat organisasi perlu memperkuat ekonomi. Ini klausul paling penting.

“Tidak perlu takut dan jangan pernah ada keraguan lagi, sebab organisasi akan kuat bilamana semua anggota ATRA bisa bergerak bersama-sama. Saling jadi pengontrol satu dengan yang lainnya,” ucap Advokat Teuku Muhammad Luqmanul Hakim SE SH MH.

Wakil Sekjen ATRA Muhiddin SH juga ikut pula komentar. Dimana, menurutnya, mulai saat ini seluruh anggota ATRA harus punya spirit and speed secara bersama-sama. Yang kuat wajib membantu yang lemah, yang sudah mampu perlu menarik yang belum mampu.

“Dalam bisnis atau usaha apapun butuh berdampingan satu dengan yang lain. Untuk menciptakan suatu networking bisnis yang banyak. Sebab di era ekonomi global, orang yang menguasai digitalisasi dan sistem informatika dengan baik, akan jadi pemenang di kancah economic society,” beber Ir Muswalin MSc, Koorbid Pengembangan Profesi dan Peningkatan Sumber Daya ATRA.[ril | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *